Deschamps Resmi Tinggalkan Prancis, Zinedine Zidane Siap Gantikan!
Didier Deschamps hengkang dari Timnas Prancis usai kalah 0-2 dari Spanyol. Zinedine Zidane siap gantikan, Fabrizio Romano konfirmasi era baru Les Bleus.
Tangkapan layar/ Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL--Banjir lumpur terjadi di Padukuhan Grogol 8 Parangtritis, Kretek, Bantul, Selasa (21/1/2025) malam.
Banjir lumpur itu terjadi bukan kali pertama terjadi, sebab, beberapa waktu lalu banjir lumpur juga terjadi diduga karena pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Bantul di Kelok 23 menghubungkan Parangtritis Kretek, Bantul dengan Kalurahan Girijati, Purwosari, Gunungkidul.
Panewu Kretek, Cahya Widodo saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa banjir lumpur yang terjadi pada Selasa (21/1/2025) malam. Cahyo mengungkapkan, sejumlah langkah telah dilakukan pihaknya untuk mengatasi terjadinya kecelakaan akibat peristiwa banjir lumpur.
"Dari Polsek telah melakukan pengaturan lalu lintas. Apabila terjadi genangan saat banjir maka ada pengalihan jalur," katanya.
Selain itu, Cahya mengaku jajaran Forkopimkap telah meminta kepada pihak proyek untuk segera melakukan penanganan terkait keberadaan lumpur tersebut. Pihak proyek akan langsung membersihkan lumpur yang mengenai jalan dan juga mengambil tanah yang hanyut di selokan.
"Pihak proyek juga berhubungan dengan instansi kabupaten yang terkait, seperti BPBD, kemudian kemudian dari provinsi juga dalam rangka untuk menggerakkan alat-alat yang mereka punya," ungkapnya.
BACA JUGA: Tanggul Jebol, Polres Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Ruas Jalan Grobogan-Semarang
Cahya menyatakan dirinya memaklumi terkait adanya peristiwa banjir lumpur yang terjadi pada Selasa (21/1/2025) malam. Sebab, proyek pengerjaan JJLS Bantul di Kelok 23 masih berjalan, sementara pada Selasa (21/1/2025) ada hujan dengan intensitas tinggi.
"Kalau saat ini saya melihat saat ini masih aman. Ada sedimen itu karena kondisi tanahnya belum mantap. Apalagi kalau tadi malam kan hujannya cukup deras," jelasnya.
Ketua Komisi A DPRD Bantul Jumakir berharap ada koordinasi antara pemerintah kalurahan, Pemkab Bantul dan juga pemerintah di DIY serta pusat terkait penanganan dan pencegahan banjir lumpur di Kalurahan Parangtritis. "Harapannya ada solusi secepatnya," ungkapnya.
Kepala Satker PJN DIY, Tisara Sita membenarkan bahwa luapan lumpur dan air yang terjadi adalah dampak dari JJLS Kelok 23. Satker telah melakukan pembersihan sedimen di sekitar proyek. Selain itu, Satker juga telah membangun tanggul untuk mengantisipasi luapan tanah dan air dari proyek tersebut.
"Nantinya crossing [saluran drainase] ke Jalan Nasional akan ditambahkan, dari dua [saluran drainase] menjadi empat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Didier Deschamps hengkang dari Timnas Prancis usai kalah 0-2 dari Spanyol. Zinedine Zidane siap gantikan, Fabrizio Romano konfirmasi era baru Les Bleus.
BCA buka Beasiswa PPBP & PPTI 2027. Kuliah gratis 2,5 tahun, uang saku, asrama, laptop, dan peluang kerja. Pendaftaran hingga 20 Oktober 2026. Cek syaratnya!
Penampilan impresif Timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 memicu lonjakan minat wisatawan dunia. Negara kepulauan di Afrika Barat ini menawarkan pantai tropi
Gianni Infantino dilaporkan ke IOC atas dugaan intervensi kasus Balogun & hubungan dengan Trump. FairSquare tuduh pelanggaran netralitas, FIFA bantah.
WhatsApp siapkan cloud backup sendiri untuk iPhone, bebas iCloud! Kuota 2GB gratis, 50GB berbayar, enkripsi end-to-end otomatis. Simak detailnya.
BPKA DIY menegaskan pergeseran anggaran kajian renovasi Stadion Mandala Krida tidak memerlukan persetujuan BPKA dan cukup disetujui Pengguna Anggaran.