Progres Tol Jogja-Solo Tembus 85 Persen, Ruas Sleman Segera Tersambung
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Wakil Menteri kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono ditemui di Kalasan pada Jumay (31/1/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang menyetop bantuan sejumlah obat-obatan untuk Tuberkulosis (TBC), HIV dan malaria kepada sejumlah negara disebut tidak akan berdampak pada Indonesia.
Wakil Menteri kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono menyebut ada sumber pendanaan lain yang bisa diplot dalam penanganan TB, HIV maupun malaria di Indonesia, tanpa bantuan AS.
"Kami kan tidak saja mendapatkan dana dari hibah, APBN sudah cukup untuk melakukan penanganan kesehatan di Indonesia," kata Dante ditemui di Kalasan, Sleman, Jumat (31/1/2025).
Untuk program pengentasan TBC, Presiden RI, Prabowo Subianto disebut Dante telah mengalokasikan dana khusus yang tidak bergantung pada hibah luar negeri. Nilai alokasinya bahkan mencapai miliaran rupiah.
"Obat-obatan itu dari APBN kita dapat Rp500 miliar untuk pengobatan TBC. Kalau nanti quick win Pak Presiden yang kami jalankan mungkin kami akan butuh sekitar Rp1 triliun untuk membeli obat TBC dan itu sama sekali bukan dari bantuan dari luar negeri," ungkapnya.
"Jadi, kami tidak tidak terpengaruh oleh apa kebijakan yang dilakukan oleh Amerika," tegasnya.
Dengan alokasi anggaran yang tersedia, Indonesia kata Dante sudah bisa melakukan kegiatan pengentasan TBC secara mandiri. Mulai dari pengorganisasiannya sampai pemberian obat-obatannya.
"Kami sudah bisa mandiri untuk melakukan pengentasan TBC, baik evaluasi, kemudian pengorganisasian, serta yang paling penting adalah pemberian obat, pemberian obat TBC," ujar Dante.
BACA JUGA: Penuhi Kebutuhan Susu dan Daging, Indonesia Bakal Impor 2 Juta Sapi Hidup hingga 2029
"Walaupun Trump melakukan policy menyetop bantuan untuk negara-negara asing, tidak terpengaruh di Indonesia," katanya.
Di sisi lain, sekalipun sudah ada anggaran yang dialokasikan khusus untuk penanganan TBC, Kemenkes juga terbuka untuk menerima kucuran hibah lain dari luar negeri. Saat ini nilai hibah yang diterima Indonesia dari Global Fund yang nilainya mencapai ratusan juta dolar.
"Dari Global Fund sendiri yang akan yang sudah memberikan hibah kepada Indonesia sebanyak 308 juta dollar itu tidak terpengaruh oleh policy dari Presiden Trump," kata Dante.
Adanya dana hibah bersumber dari luar negeri tersebut juga bisa digunakan untuk penanganan HIV maupun malaria. Karenanya kebijakan Trump tidak akan berpengaruh pada penanganan HIV dan malaria di Indonesia.
"HIV juga enggak pengaruh. Karena dari dari Global Fund kami juga dapat dana 308 juta dollar tiga tahun. Itu [hibah] untuk TBC, HIV dan malaria," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.000 perwira TNI-Polri di Seskoad Bandung, sekaligus meresmikan perpustakaan dan museum
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Kemendag meluncurkan layanan alat ukur SPKLU guna memastikan konsumen kendaraan listrik mendapat daya sesuai pembayaran
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.