Satpol PP Sleman Minta Warga Waspada El Nino dan Larangan Bakar Sampah
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Jembatan - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman mengaku perbaikan jembatan pada 2025 hanya ada satu, yaitu Jembatan Celep di Kapanewon Tempel. Rasionalisasi anggaran yang menyasar DPUPKP merupakan imbas dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Plt Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Suwarsono mengatakan mengatakan Bidang Bina Marga mendapat pemangkasan Rp19,5 miliar dari total sekitar Rp61,5 miliar. Padahal, masih ada beberapa jembatan dan ruas yang harus DPUPKP perbaiki tahun ini.
“Daftar jembatan yang rusak ringan, sedang, berat, dan dalam kondisi baik ada. Besok baru bisa saya sampaikan,” kata Suwarsono dihubungi, Minggu (2/1/2025).
Suwarsono mengaku perbaikan Jembatan Celep berasal dari usulan Kapanewon Tempel. Pengerjaan dilakukan oleh DPUPKP dengan anggaran sekitar Rp300 juta. Anggaran ini telah tercakup dalam dokumen pelaksanaan anggaran DPUPKP.
Selain jembatan, DPUPKP juga akan memperbaiki tiga ruas jalan kabupaten. Tiga ruas jalan tersebut mencakup Jalan Ngawen - Kenteng 1,045 kilometer (km), Jalan Kaliduren - Sumber 1,263 km, dan Jalan Padon - Minggir 851 meter.
BACA JUGA: Talut Jalan Setinggi 4 Meter di Tirtomartani Ambrol, Satu Rumah Terancam
Pemeliharaan jalan juga akan dilakukan untuk ruas Jalan Dayu - Krapyak 1,7 km dan Jalan Jatirejo - Gondanglegi 1 km dengan pagu Rp8,5 miliar. Pemeliharaan penting lantaran kondisi jalan akan berubah seiring banyaknya kendaraan yang melintas.
Adapun jalan kabupaten di Bumi Sembada yang berada dalam kondisi mantab atau bagus sepanjang 537,65 km atau 76,86% dari total panjang jalan kabupaten di Sleman 699,50 km.
Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman mencatat secara keseluruhan alokasi APBD untuk pembangunan infrastruktur pada 2025 memakan porsi 31,14% dari postur APBD 2025 atau senilai Rp896,8 miliar.
Sebelumnya, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sleman, Susmiarto mengatakan Pemkab Sleman telah mengalokasikan sekitar Rp105,4 miliar dari APBD guna menyukseskan pelaksanaan MBG. Alokasi tersebut masih kurang sekitar Rp9 miliar hingga Rp10 miliar yang akan dipenuhi ketika APBD Perubahan 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Kemenhan jelaskan peran TNI dalam memberantas begal Jakarta lewat OMSP bersama Polri untuk menjaga keamanan masyarakat.
Kecelakaan di simpang Madukismo Bantul terjadi saat truk terguling dan menimpa motor di Ringroad Selatan. Pengendara motor mengalami patah tulang.
Jadwal TKA SMA 2026 dimajukan menjadi 26 Oktober–8 November. Kemendikdasmen ubah sistem ujian jadi empat hari per gelombang.
Kasus dugaan asusila oknum polisi di Polda NTB naik ke tahap penyidikan usai penyidik menemukan indikasi tindak pidana kekerasan seksual.
Imigrasi Yogyakarta menggagalkan keberangkatan 13 WNI diduga calon haji nonprosedural melalui Bandara YIA selama April-Mei 2026.