Santri di Sleman Bisa Daftar SPMB Jalur Domisili Wilayah
SPMB Sleman 2026 jalur Domisili Wilayah beri kemudahan bagi santri dan anak panti asuhan untuk mendaftar sekolah. Simak syarat dan jadwal lengkapnya.
Ilustrasi program padat karya/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman menyampaikan tahap identifikasi empat lokasi pelaksanaan program Padat Karya telah selesai. Adapun identifikasi tiga lokasi akan direncanakan pada Mei 2025. Saat ini, Disnaker sedang mengecek dan melengkapi berkas kelompok masyarakat sebagai pelaksana Padat Karya.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Sleman, Sumaryati mengatakan identifikasi dilakukan oleh Disnaker bersama fasilitator. Fasilitator ini merupakan pihak ketiga yang memiliki kompetensi atau latar belakang teknik.
Identifikasi dilakukan untuk menentukan kelayakan lokasi sasaran. Apabila layak, Disnaker akan memberi bantuan program tersebut. “Rencana tanda tangan kontrak tidak berubah, tetap Februari 2025,” kata Sumaryati dihubungi, Rabu (5/2/2025).
Lokasi Sasaran Padat Karya Sleman 2025
Adapun lokasi sasaran Padat Karya 2025 dengan sumber dana APBD Sleman yaitu Padukuhan Mlakan, Sambirejo, Prambanan dengan usulan cor blok jalan. Lalu, Padukuhan Salam, Wukirsari, Cangkringan dengan usulan talut jalan. Kemudian, Padukuhan Jodag, Sumberadi, Mlati dengan usulan talut.
Lokasi sasaran juga ada di Padukuhan Jlegongan, Marogorejo, Tempel dengan usulan talut jalan. Tiga lokasi sisanya ada di Padukuhan Bayeman, Bangunkerto, Turi dengan usulan cor blok jalan; Padukuhan Bedilan/ Bolu, Margokaton, Seyegan dengan usulan saluran irigasi; dan Padukuhan Watuadeg, Jogotirto, Berbah dengan usulan cor blok jalan.
BACA JUGA: Sempat Khawatir, Masyarakat Lega dengan Pembatalan Larangan Pengecer Jual LPG 3 Kg
Membuka Lapangan Kerja
Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih mengatakan program Padat Karya bertujuan untuk membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengurangi kemiskinan.
Sutiasih menjelaskan pelaksanaan Padat Karya akan menyerap tenaga kerja, utamanya pengangguran dan setengah penganggur untuk bisa mendapatkan penghasilan. Selain itu, program tersebut dapat secara langsung memberdayakan masyarakat, terutama warga miskin atau marginal untuk ikut berperan dalam pembangunan infrastruktur wilayahnya.
“Lalu juga bisa meningkatkan dan memupuk rasa kebersamaan, karena gotong royongnya. Juga meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan untuk mendukung perekonomian,” kata Sutiasih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Sleman 2026 jalur Domisili Wilayah beri kemudahan bagi santri dan anak panti asuhan untuk mendaftar sekolah. Simak syarat dan jadwal lengkapnya.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.