Gunungkidul Targetkan 20 Cagar Budaya Baru, 15 Sudah Dikaji
Dinas Kebudayaan Gunungkidul menargetkan 20 cagar budaya baru pada 2026. Sebanyak 15 objek kini masuk proses kajian dan penetapan
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Puskesmas Paliyan dan Ponjong 1 dipersiapkan Dinas Kesehatan Gunungkidul untuk uji coba Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi warga yang berulangtahun. Ditargetkan mulai bulan ini program tersebut sudah mulai bisa dijalankan.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis merupakan program dari Pemerintah Pusat. Pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan saat diterapkan di Bumi Handayani.
Meski demikian, ia mengakui, bahwa belum semua puskesmas bisa memberikan pelayanan. Pasalnya, di awal pengoperasian baru dua puskesmas yang dapat melayani. “Mudah-mudahan Februari pemeriksaan gratis ini bisa dilaksanakan,” kata Ismono, Jumat (7/2/2025).
BACA JUGA : Pakar Kebijakan Publik Sebut Program Kesehatan Gratis Mendorong Kesadaran Masyarakat
Dia menjelaskan, puskesmas yang dipersiapkan untuk melayani pemeriksaan gratis adalah Pojong 1 dan Paliyan. Kedua puskesmas dinilai memenuhi persyaratan dasar seperti Integrasi Layanan Primer (ILP), ruang screening, elektronik rekam medik, dan lainnya.
“Di awal-awal memang baru dua puskesmas, tapi untuk layanan kesehatan lain bisa menyusul karena terus dilakukan pemantauan agar bisa mmelaksanakan program tersebut,” katanya.
Menurut Ismono, pemeriksaan gratis diberikan kepada warga yang berulangtahun. Guna melaksanakan program ini, Masyarakat juga harus Bersiap dan salah satunya menyiapkan aplikasi satu sehat di masing-masing gawai yang dimiliki.
“Memang harus online untuk mengaksesnya dan sudah disedikaan aplikasi mobile satu sehat dari Kementerian Kesehatan,” katanya.
Disinggung mengenai warga yang kurang paham berkaitan dengan gawai, Ismono tidak mempermasalahkan hal tersebut. Pasalnya, ada kebijakan untuk dibantu oleh keluarga terdekatnya.
“Kalau nenek-nenek yang tak punya gawai, bisa meminta tolong cucunya sehingga tetap bisa mengakses pelayanan ini,” katanya.
BACA JUGA : Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Sewon 1 Dijadwalkan Pekan Depan
Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Heri Porwadi mengatakan, layanan pemeriksaan gratis terhadap Masyarakat harus benar-benar dipersiapkan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar. Menurut dia, akses kesehatan mudah merupakan salah satu program prioritas yang harus dijalankan oleh pemerintah.
“Ini program dari Pemerintah Pusat sehingga harus didukung. Mudah-mudahan pelaksanaan di Gunungkidul dapat berjalan dengan baik dan lancar, makanya perlu dipersiapkan dengan matang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Gunungkidul menargetkan 20 cagar budaya baru pada 2026. Sebanyak 15 objek kini masuk proses kajian dan penetapan
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.