Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Puskesmas Paliyan dan Ponjong 1 dipersiapkan Dinas Kesehatan Gunungkidul untuk uji coba Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi warga yang berulangtahun. Ditargetkan mulai bulan ini program tersebut sudah mulai bisa dijalankan.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis merupakan program dari Pemerintah Pusat. Pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan saat diterapkan di Bumi Handayani.
Meski demikian, ia mengakui, bahwa belum semua puskesmas bisa memberikan pelayanan. Pasalnya, di awal pengoperasian baru dua puskesmas yang dapat melayani. “Mudah-mudahan Februari pemeriksaan gratis ini bisa dilaksanakan,” kata Ismono, Jumat (7/2/2025).
BACA JUGA : Pakar Kebijakan Publik Sebut Program Kesehatan Gratis Mendorong Kesadaran Masyarakat
Dia menjelaskan, puskesmas yang dipersiapkan untuk melayani pemeriksaan gratis adalah Pojong 1 dan Paliyan. Kedua puskesmas dinilai memenuhi persyaratan dasar seperti Integrasi Layanan Primer (ILP), ruang screening, elektronik rekam medik, dan lainnya.
“Di awal-awal memang baru dua puskesmas, tapi untuk layanan kesehatan lain bisa menyusul karena terus dilakukan pemantauan agar bisa mmelaksanakan program tersebut,” katanya.
Menurut Ismono, pemeriksaan gratis diberikan kepada warga yang berulangtahun. Guna melaksanakan program ini, Masyarakat juga harus Bersiap dan salah satunya menyiapkan aplikasi satu sehat di masing-masing gawai yang dimiliki.
“Memang harus online untuk mengaksesnya dan sudah disedikaan aplikasi mobile satu sehat dari Kementerian Kesehatan,” katanya.
Disinggung mengenai warga yang kurang paham berkaitan dengan gawai, Ismono tidak mempermasalahkan hal tersebut. Pasalnya, ada kebijakan untuk dibantu oleh keluarga terdekatnya.
“Kalau nenek-nenek yang tak punya gawai, bisa meminta tolong cucunya sehingga tetap bisa mengakses pelayanan ini,” katanya.
BACA JUGA : Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Sewon 1 Dijadwalkan Pekan Depan
Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Heri Porwadi mengatakan, layanan pemeriksaan gratis terhadap Masyarakat harus benar-benar dipersiapkan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar. Menurut dia, akses kesehatan mudah merupakan salah satu program prioritas yang harus dijalankan oleh pemerintah.
“Ini program dari Pemerintah Pusat sehingga harus didukung. Mudah-mudahan pelaksanaan di Gunungkidul dapat berjalan dengan baik dan lancar, makanya perlu dipersiapkan dengan matang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.