38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Ilustrasi pupuk./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul mencatat alokasi pupuk bersubsidi di 2025 mencapai 38.181 ton. Jumlah ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan dengan pagu di 2024 sebbanyak 21.139,13 ton.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan alokasi jatah untuk pupuk bersubsidi di Kabupaten Gunungkidul sudah bisa didapatkan oleh petani. Untuk tahun ini, ada kuota sebanyak 38.181 ton.
Jumlah itu, kata dia, terdiri dari pupuk jenis urea sebanyak 20.920 ton dan NPK atau phonska seberat 17.251 ton dan NPK formula khusus sebanyak 10 ton.
Dia membenarkan bahwa kuota yang disediakan tahun ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan pagu di 2024.
Penambahan kuota sebagai bentuk komitmen dari pemerintah untuk menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi dan terus mengupayakan agar kebutuhan petani tercukupi. Penyuluh pertanian siap membantu melakukan pendampingan terkait dengan penyaluran.
BACA JUGA: Petani di Sleman Kena Biaya Tambahan Saat Tebus Pupuk Bersubsidi, Begini Penjelasan Distributor
Ketua Taruna Tani Jaka Berek, Marsudi mengatakan, petani juga dapat mengakses pupuk subsidi lebih mudah karena bisa menggunakan dengan KTP. Kelompoknya juga telah mengakses pupuk urea dan NPK sejak 2023. “Mudah mengaksesnya, bisa pakai KTP tapi KTP tersebut sudah terdaftar di Simhultan [Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian],” kata Marsudi.
Meski begitu, ia tidak menampik kelompoknya yang mewadahi petani muda juga memiliki kendala dalam menebus pupuk subsidi. Kata dia, kurangnya modal kelompok kadang menjadi salah satu kendalan untuk penebusan. “Ya kalau petani yang sudah sepuh-sepuh kadang tidak ada pembukuan. Jadi tidak saving budget. Beda kalau skalanya buat usaha,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.