148 Pegolf Ramaikan Bupati Sleman Cup, Sport Tourism Jadi Andalan
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Puskesmas Sleman./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Hari Ulang Tahun (HUT) di Kabupaten Sleman telah berjalan sejak Senin (3/2/2025). Sepekan berjalan, Puskesmas Sleman baru menerima satu pendaftar.
Kepala Puskesmas Sleman, Dela Oktaviana mengatakan ada satu pendaftar PKG HUT pada Kamis (6/2/2025). Pendaftar ini seorang anak yang bertempat tinggal di wilayah Puskesmas Sleman.
Dela menunjukkan bukti pendaftaran skrining PKG HUT yang ada di ponselnya kepada Harian Jogja.
Dia mengatakan warga yang ingin mengakses program tersebut memang harus mengunduh aplikasi Satu Sehat.
Setelah mengunduh aplikasi tersebut, pengguna akan diarahkan untuk mengisi formulir atau kuesioner di aplikasi tersebut. Setelah mengisi kuesioner inilah pendaftar akan mendapat bukti pendaftaran yang terekam dalam aplikasi.
Meski begitu, Dela menyampaikan pihaknya akan membantu warga yang datang ke puskesmas dengan hanya membawa KTP. Puskesmas akan membantu mendaftarkan dan mengarahkan untuk mengisi kuesioner. Artinya, tahap pertama pendaftaran tetap melalui aplikasi Satu Sehat.
Aplikasi tersebut juga dapat digunakan untuk anggota keluarga atau orang lain. Satu ponsel, satu aplikasi digunakan untuk beberapa pendaftar. “Pendaftar juga bisa memilih mau melakukan skrining di puskesmas mana. Warga luar Sleman mau periksa di Sleman juga bisa,” kata Dela ditemui di Puskesmas Sleman, Senin (10/2/2025).
Dela menambahkan PKG HUT terbatas pada skrining kesehatan. Apabila hasil skrining menunjukkan ada persoalan kesehatan pada pasien, maka puskesmas akan mengarahkan pemeriksaan lanjutan melalui BPJS Kesehatan.
Menurut Dela, PKG HUT mirip dengan Integrasi Layanan Primer (ILP). Perbedaannya ada pada lingkup layanan.
BACA JUGA: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai Hari Ini, Begini Cara Mendaftarnya
PKG HUT bersifat borderless. Artinya, warga luar daerah dapat memeriksakan diri di puskesmas manapun. Adapun ILP hanya melayani warga yang masuk dalam wilayah puskesmas. Pasalnya, ILP dilaksanakan melalui Posyandu. “ILP itu setahun sekali. Semua petunjuk dan paket untuk ILP, termasuk PKG itu berasal dari Kemenkes,” katanya.
Warga yang terlewat memeriksakan diri ketika hari ulang tahun masih mendapat toleransi hingga sebulan sejak hari ulang tahun.
Hal ini menjadi upaya puskesmas dalam memfasilitasi warga dalam pemeriksanaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan rutin dapat menjadi cara mencegah munculnya penyakit. “Kemarin kami diminta untuk melaporkan progres PKG ini juga ketika rapat dengan Dinkes. Memang baru ada satu pendaftar. Malahan ada yang masih nol pendaftar,” ucapnya.
Apabila ada pendaftar PKG HUT, puskesmas akan mendahulukan pendaftar tersebut. Ihwal sumber daya manusia (SDM) Puskesmas Sleman, Dela mengaku mengupayakan dan menyiapkan SDM yang ada di tengah keterbatasan jumlah SDM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Pakar UGM mengimbau petani menggunakan varietas tahan kekeringan dan komoditas minim air untuk menghadapi El Nino Godzilla.
SMK-SMTI Yogyakarta menekankan pembentukan karakter sebagai fokus utama dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027
Sebanyak 37 SD di Bantul mendapat program revitalisasi 2026. Enam sekolah telah mulai mengerjakan pembangunan.