Anggaran Kemenhub 2027 Rp28,34 Triliun, Masih Kurang Rp26,82 Triliun
Kemenhub memperoleh pagu indikatif Rp28,34 triliun pada 2027. Pemerintah mengusulkan tambahan anggaran untuk keselamatan dan layanan transportasi.
Kondisi bangunan dam dan groundsill Sungai Progo yang jebol, Selasa (28/1/2025). - Harian Jogja - Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL— Kementerian Pekerjaan Umum telah memberikan kepastian untuk melakukan perbaikan groundsill atau di dasar sungai sekitar Jembatan Srandakan yang rusak atau jebol beberapa waktu lalu.
Bupati Halim di Bantul, Senin mengatakan, groundsill Jembatan Srandakan tersebut dibangun pada 2001 sampai 2003, sehingga dari sisi umur teknis memang sudah saatnya diperbaiki, maka dari itu jebol atau tidak jebol sudah saatnya diperbaiki.
"Kemarin BBWSSO (Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak) telah mendampingi Menteri PU, sudah memberikan kepastian akan melakukan perbaikan groundsill Srandakan, karena dengan rusaknya groundsill itu akan mempengaruhi dua hal," katanya, dilansir Antara
Bupati mengatakan, kekhawatiran pertama dapat mempengaruhi keamanan bangunan Jembatan Srandakan, kemudian yang kedua gangguan terhadap distribusi air irigasi ke lahan pertanian yang selama ini mengandalkan sumber air tersebut.
"Karena air itu tidak tertahan, sehingga kalau seluruh air itu mengalir secara cepat permukaan air turun, ini di sisi hulunya kita mau membagi air ke sawah sulit. Makanya harus segera dibangun kembali untuk menahan turunnya permukaan air," katanya.
Bupati mengatakan, Menteri PU ketika meninjau lokasi jebolnya groundsill Srandakan yang lalu sudah menjamin perbaikan karena kewenangan ada di kementerian, dan bukan di kabupaten, mengingat anggarannya yang cukup besar.
BACA JUGA: Penangana Darurat Groundsill Sungai Progo yang Jebol Mulai Diperbaiki BBWSO
"Sudah ada langkah-langkah, dan sudah mulai dikerjakan, dan dalam masa darurat ini dipasang alat supaya air itu lebih tertahan untuk sementara waktu. Pak Menteri PU sudah berjanji, dan karena ini kewenangan Menteri, pasti akan terbangun kembali," katanya.
Sementara terkait putusnya jembatan lama yang ada di sisi utara Jembatan Srandakan, Bupati Bantul mengatakan, jembatan lama memang sudah tidak difungsikan, karena telah mengalami kerusakan sejak lama sebelum kemudian putus pada beberapa hari lalu.
"Kalau jembatan lama memang sudah tidak difungsikan, dan memang sudah rusak sejak lama, yaitu disebabkan ambrol-nya groundsill itu," katanya.
Dia mengatakan, oleh karena itu yang sekarang ini dikhawatirkan pemerintah adalah konstruksi Jembatan Srandakan baru, sehingga perlu ada penanganan segera supaya tidak mengancam jembatan tersebut.
"Sekarang yang kita khawatirkan jembatan yang baru kalau sampai jebol, dan sejak beberapa waktu lalu BBWSSO sudah melakukan percepatan penahanan air melalui tetrapod (pemecah ombak)" katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bupati: Kementerian PU beri kepastian perbaiki groundsill Srandakan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub memperoleh pagu indikatif Rp28,34 triliun pada 2027. Pemerintah mengusulkan tambahan anggaran untuk keselamatan dan layanan transportasi.
Kericuhan eksekusi eks Hotel Sultan, 69 orang diamankan dan 29 luka-luka. Polisi sebut proses sesuai hukum.
Harga Minyakita tetap Rp15.700 per liter. Pemerintah fokus perkuat distribusi dan tambah pasokan minyak goreng alternatif.
Kemenag buka Kompetisi Film Pendek Islami 2026 bertema keluarga sakinah. Daftar hingga 31 Juli, hadiah jutaan rupiah.
Eksekusi eks Hotel Sultan di GBK ricuh. Massa lempar petugas, aparat turunkan water canon untuk kendalikan situasi.
Ini 4 minuman sehat sebelum tidur yang bantu jaga gula darah tetap stabil. Cocok untuk hindari lonjakan gula di malam hari.