Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto, Korban Tewas Naik Jadi 13 Orang
Korban tewas akibat gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, bertambah menjadi 13 orang. Sebanyak 260.000 warga mengungsi dan proses pencarian korban masih berl
Dua calon dukuh Badegan, Kalurahan Bantul, Hari Kurniawan Wijayanto dan Yulianto Prasetya yang mendatangi kantor Kalurahan Bantul untuk mendaftar sebagai calon dukuh Badegan dengan mengendarai sepeda motor klasik/Harian Jogja-jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Aksi unik dilakukan oleh dua calon Kepala Dukuh Badegan, Kalurahan Bantul, Hari Kurniawan Wijayanto dan Yulianto Prasetya. Keduanya mendatangi kantor Kalurahan Bantul untuk mendaftar sebagai calon dukuh Badegan dengan mengendarai sepeda motor klasik.
Mereka berharap agar salah satu dari mereka bisa terpilih sebagai Kepala Dukuh Badegan, karena keduanya merupakan warga asli Badegan dan sangat paham dengan kondisi sosial dan masyarakat di padukuhan tersebut. "Saya berharap nanti yang terpilih jadi kepala dukuh adalah warga asli pedukuhan sini, bukan yang pendatang. Karena SDM kami banyak, baik yang muda dan cukup umur, tetap nanti kepala dukuhnya kami harapkan warga Badegan," kata Yulianto Prasetya, Selasa (11/2/2025).
Yulianto mengakui sejauh ini dirinya tidak hanya bersaing dengan Hari Kurniawan Wijayanto yang merupakan warga asli Badegan, tetapi juga Yuliani, calon kepala dukuh yang berasal dari Padukuhan Karanggayam.
Keberadaan Yuliani, diakui Yulianto, menjadi pesaing yang cukup mumpuni untuk posisi dukuh. Hanya saja, dirinya telah memilki sejumlah strategi agar bisa terpilih menjadi dukuh Badegan. "Karena untuk mendaftar sebagai calon dukuh, harus punya dukungan sebanyak 489 KTP, dan dukungan berupa tanda tangan dalam bentuk hitam di atas putih," jelasnya.
Lurah Bantul, Supriyadi mengatakan pemilihan Kepala Dukuh Badegan harus dilaksanakan, karena Kepala Dukuh terdahulu telah meninggal dunia. Sehingga agar roda pemerintahan terus berjalan dan optimal, maka dibutuhkan pemilihan Kepala Dukuh di Badegan. "Sehingga kami telah membentuk tim yang akan menangani soal pendaftaran hingga pemilihan dukuh," kata Supriyadi.
Terkait dengan proses pendaftaran, kata Supriyadi, telah dibuka sejak 31 Januari 2025 dan akan ditutup pada Kamis (13/2/2025). Setelah itu, akan dilakukan penjaringan dan kelengkapan administrasi. "Jika lolos, nanti dilanjut penilaian lewat ujian pada 23 Februari 2025. Dan, hasilnya nanti langsung diumumkan sesuai dengan peringkat peserta," jelasnya.
Adapun, soal syarat pendaftaran, Supriyadi menyatakan sesuai dengan Perda 7/2024 tentang Pamong Desa mensyaratkan calon dukuh yang mendaftar harus menyerahkan dukungan minimal 489 KTP, dan dukungan berupa tanda tangan dalam bentuk hitam diatas putih. "Sementara ini memang baru ada tiga calon. Dua berasal dari Badegan, satu calon dari padukuhan Karanggayam. Dari luar padukuhan memang diperbolehkan, asal satu kalurahan," kata dia.
Namun, saat nanti calon tersebut terpilih menjadi dukuh Badegan, jelas Supriyadi, calon tersebut harus pindah dan menjadi warga dukuh Badegan. "KTP pindah dan domsili harus di Badegan, terserah beli rumah atau indekos nanti," ujar dia.
Sementara terkait dengan keinginan warga agar padukuhan Badegan dipimpin oleh putra daerah, menurut Supriyadi menilailnya hal itu hal yang wajar.
Secara pribadi, Supriyadi juga mengaku lebih senang dan cocok apabila Badegan dipimpin oleh warga asli Badegan. "Secara regulasi diperbolehkan siapa saja menjadi kepala dukuh. Tetapi, secara pribadi, karena kepala dukuh itu ‘bapaknya’ masyarakat, maka alangkah baiknya yang jadi ya paham wilayahnya. Akan tetapi, jika hasil penilaian nanti warga luar dukuh Badegan yang terpilih, kami harapkan warga bisa memahami dan menerima.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korban tewas akibat gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, bertambah menjadi 13 orang. Sebanyak 260.000 warga mengungsi dan proses pencarian korban masih berl
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.