Arab Saudi Ancam Denda Rp93 Juta bagi Jemaah Haji Ilegal
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Petani memanen padi di sawah yang berada di Dusun Jalakan, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Selasa (16/4/2024)./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL—Luas panen tanaman padi di seluruh wilayah Kabupaten Bantul diproyeksikan lebih dari 10.000 hektare hingga akhir Maret 2025.
"Kita setiap bulan ada panen padi, luasannya tergantung daerah, dan sampai dengan akhir Maret kita hitung luas panen seluas 10 ribu hektare lebih, bahkan hampir 11 ribu hektare," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo di Bantul, Jumat.
Pihaknya tidak merinci sebaran luas panen padi pada periode Januari sampai Maret 2025, namun sebagian besar ada di wilayah Bantul selatan, seperti di wilayah Kecamatan Jetis, Kecamatan Srandakan, Sanden dan Kretek.
Dia mengatakan, dengan luasan panen padi tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Untuk itu, Bantul harus berkontribusi dalam penyediaan pangan hasul pertanian.
"Dan yang jelas Kabupaten Bantul dari pemerintah pusat mendapat target panen padi seluas 2.500 hektare di Februari, dan di Bantul sampai dengan minggu lalu sudah terealisasi seluas 500 hektare," katanya.
BACA JUGA: Kejati DIY Lakukan Penyelidikan Terkait Pembangunan Agrowisata Bukit Dermo
Lebih lanjut dia mengatakan, hasil panen padi petani Bantul tersebut nantinya akan diserap oleh Perum Bulog Yogyakarta dengan harga pembelian sebesar Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen.
"Hasilnya nanti diserap oleh Bulog semua, karena memang kita sudah menjalin kolaborasi dengan Bulog Yogyakarta. Seperti panen padi di Kelurahan Canden Jetis, hasilnya langsung diserap," katanya.
Dia mengatakan, dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan produksi pertanian, diperlukan optimalisasi percepatan tanam dengan pemanfaatan teknologi tepat guna, alat mesin pertanian, suplai air lancar, ketersediaan pupuk, dan benih unggul dan pengendalian hama penyakit.
"Oleh karena itu peran semua pihak sangat kita butuhkan untuk mendukung tercapainya percepatan tanam dan panen padi di tahun 2025, sehingga mampu mencapai swasembada pangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.