Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas Wates saat peluncuran program ini, Senin (17/2/2025). /Harian Jogja-Triyo Handoko.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Program cek kesehatan gratis diluncurkan Pemkab Kulonprogo pada Senin (17/2/2025) di Puskesmas Wates. Program nasional ini akan dilayani di 21 puskesmas seluruh Bumi Binangun yang sasarannya 444.994 warga.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo yang menjalankan program ini menyebut layanan ini untuk seluruh kalangan dari bayi hingga lansia. Warga yang mengakses cek kesehatan gratis ini mesti dilakukan saat hari ulang tahunnya.
Kepala Dinkes Kulonprogo, Sri Budi Utami menyebut pihaknya sudah mempersiapkan layanan ini secara matang dengan melakukan simulasi pada seminggu pertengahan Februari ini. “Pemeriksaan kesehatannya lengkap, bahkan sampai kesehatan jiwa juga dan semuanya gratis,” ungkapnya.
BACA JUGA : Hari Ini Seluruh Puskesmas di Gunungkidul Mulai Melayani Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Sri Budi menjelaskan kesiapan tenaga medis dan sarana-prasarananya sudah memadai untuk program ini. Meski dilakukan saat ulang tahun, warga yang dapat mengaksesnya juga dapat memeriksa kesehatannya selama 30 hari menjelang tanggal lahirnya.
Adapun untuk warga yang berulang tahun pada Januari, Februari, dan Maret dapat segera mengakses layanan ini mulai sekarang. “Hasil pemetaan kami tiap puskesmas nanti seharinya bisa melayani lima sampai 10 orang yang mau ikut pemeriksaan gratis ini,” terangnya.
Tantangan layanan akan berbeda-beda untuk tiap wilayahnya. Apalagi untuk daerah pinggiran yang minim akses internet lantaran syarat mengaksesnya mesti menggunakan aplikasi Satu Sehat Mobile.
Kedepan proses evaluasi program ini, lanjut Sri Budi, akan dilakukan secara rutin. “Supaya maksimal layanan yang diberikan dan dapat diakses seluruh masyarakat,” katanya.
Peluncuran program ini dilakukan Penjabat Bupati Kulonprogo, Srie Nurkyatsiwi yang menurutnya layanan ini mesti dimanfaatkan masyarakat dengan maksimal. “Kami sangat mengapresiasi program ini karena sangat penting supaya kesehatan masyarakat lebih terjamin sehingga harus dimaksimalkan dengan baik,” ucapnya.
Siwi menyebut kesehatan jadi hal penting dalam pembangunan terutama kesejahteraan masyarakat. “Kesehatn ini penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari termasuk ekonomi, kalau sehat maka bisa meningkatkan kesejahteraan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.