Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Dokter - ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan seluruh puskesmas telah melayani Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) mulai Senin (17/2/2025). Warga yang ingin mengakses layanan ini wajib memiliki aplikasi Satu Sehat mobile.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengatakan, program PKG sudah diuji coba sejak Senin (10/2/2025). Namun, untuk sekarang sudah bisa melayani di 30 puskesmas di Gunungkidul.
“Awalnya saat uji coba hanya di Puskesmas Ponjong 1 dan Paliyan, tapi sekarang sudah bisa terlaksana di seluruh puskesmas di Gunungkidul mulai hari ini,” kata Ismono kepada wartawan, Senin siang.
BACA JUGA: Warga Jogja Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Menjelang Ramadan
Menurut dia, PKG dilaksanakan di seluruh puskesmas tidak lepas dari hasil evaluasi saat uji coba berlangsung. Meski demikian, Ismono menekankan, pelayanan kesehatan gratis disesuaikan dengan kondisi di masing-masing puskesmas.
“Yang jelas sudah dimulai, tapi pelayanan yang diberikan menyesuaikan dengan sarana dan prasarana di tiap-tiap puskesmas. Seperti di Puskesmas 1 Wonosari sudah ada satu pasien yang melakukan pemeriksaan gratis,” katanya.
Untuk mengakses layanan ini, maka calon pasien wajib memiliki aplikasi Satu Sehat Mobile. Kendati demikian, pada saat pelaksanaan juga fleksibel dikarenakan warga yang belum memiliki bisa datang ke puskesmas dengan membawa dokumen kependudukan sebagai pendukung.
“Untuk awal pelaksanaan difokuskan bagi warga yang berulang tahun. Kalau sudah memiliki aplikasi bisa lebih mudah karena sudah ada notifikasinya, tapi kalau belum tetap dilayani secara manual di puskesmas dengan membawa data diri kependudukan,” katanya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Ponjong 1, Kuncoro mengatakan, layanan PKG sudah terlaksana sejak 10 Februari 2025. Hingga saat ini sudah ada 20 warga yang melakukan pemeriksaan sejak layanan dibuka.
“Untuk hari ini [Senin siang] sudah ada dua pasien yang melakukan pemeriksaan gratis,” kata Kuncoro.
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, terus ada upaya perbaikan terutama berkaitan dengan aplikasi untuk mendukung PKG. Ia tidak menampik kondisi sekarang lebih lancar ketimbang saat uji coba yang berlangsung minggu lalu.
“Sudah lancar dan untuk pemeriksaan dilakukan skrining oleh petugas yang disediakan. Kalau ada gejala sakit, maka bisa ditangani di puskesmas, tapi kalau butuh rujukan akan dirujuk sesuai dengan prosedur di BPJS Kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.