Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Aksi Aliansi Mahasiswa Nusantara dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional dengan pembersihan pantai dan penanaman mangrove di Pantai Samas, Bantul, DIY, Jumat (21/2/2025). ist
Harianjogja.com, JOGJA–Aliansi Mahasiswa Nusantara menginisiasi gerakan bertajuk Langkah Hijau Nusantara #2: Nadi Alam. Kegiatan yang digelar untuk peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi pembersihan pantai dan penanaman mangrove di Pantai Samas, Bantul, DIY.
Pantai Samas, yang dikenal dengan pesona alamnya, saat ini menghadapi tantangan besar berupa abrasi pantai serta meningkatnya volume sampah pesisir. Gerakan ini menjadi upaya mitigasi bencana sekaligus bentuk kepedulian terhadap ekosistem pesisir yang kian terancam.
Ketua Aliansi Mahasiswa Nusantara, Altingia Arrie menyampaikan gerakan ini adalah bagian dari komitmen bersama dalam membangun budaya peduli lingkungan.
BACA JUGA: Kurir Pengirim 12 Kg Sabu-Sabu Ditangkap Saat Kecelakaan di Ruas Tol Tegal
“Jogja adalah pusat kebudayaan dan miniatur Indonesia. Sudah seharusnya kita menjaga anugerah ini dengan langkah nyata demi masa depan yang lebih lestari,” ujarnya, Jumat (21/2/2025).
Aksi Langkah Hijau Nusantara #2: Nadi Alam diikuti oleh sekitar 200 peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dari berbagai daerah, pelaku usaha, komunitas lingkungan, serta instansi pemerintah. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Ditpolairud Polda DIY, Pos TNI AL Samas, BPBD Bantul, Damkar Bantul, Satpolair Polres Bantul, serta berbagai dinas terkait seperti DLH Bantul, DKP Bantul, dan Dinas Pariwisata Bantul.
Selain itu, peran aktif masyarakat lokal juga sangat ditekankan dalam aksi ini. Kelompok nelayan Pantai Samas, Forum Komunikasi Pemuda Pemudi Rejosari (FKPPRS) Bantul, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bantul, serta Tagana Dinsos Bantul turut ambil bagian dalam mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir.
Aksi yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diawali dengan kegiatan bersih pantai, diikuti dengan penanaman mangrove sebagai upaya jangka panjang dalam mencegah abrasi dan melestarikan ekosistem pesisir. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan, Langkah Hijau Nusantara #2: Nadi Alam diharapkan sekadar aksi simbolis, tetapi sebuah gerakan dalam menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan generasi muda dan masyarakat luas.
"Melalui langkah kecil ini, diharapkan nadi alam terus berdenyut, memberikan kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi Bumi kita," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
RD Kongo umumkan skuad Piala Dunia 2026, Yoane Wissa jadi andalan. Simak daftar lengkap pemainnya di sini.
BPS DIY catat pengangguran turun jadi 3,05% pada Februari 2026, jumlah pekerja dan angkatan kerja meningkat.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.