Messi Cedera Paha, Pelatih: Kelelahan, Bukan Risiko Piala Dunia
Lionel Messi cedera paha saat Inter Miami vs Philadelphia Union. Pelatih sebut kelelahan, bukan ambil risiko jelang Piala Dunia 2026. Simak fakta lengkapnya.
Impor Ekspor - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul optimistis target realisasi ekspor senilai Rp119 miliar terlampaui. Pasalnya, selama beberapa tahun terakhir, target realisasi eskpor Pemkab Bantul selalu melebihi target yang ditentukan.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan DKUKMPP Kabupaten Bantul Tutik Lestariningsih mengatakan pada selama dua tahun terakhir, pihaknya mencatat ada peningkatan signifikan untuk realisasi target ekspor. Pada 2023, DKUKMPP Bantul mencatat target ekspor senilai 90 juta USD, dalam realisasinya mencapai 118,7 juta USD. Sedangkan pada 2024, dari target ekspor 100 juta USD, terealisasi 120,5 juta USD.
"Sedangkan di 2025, kami menargetkan 119 juta USD. Jika melihat perkembangan dua tahun terakhir, kami optimis bisa terlampaui," katanya, Senin (24/2/2025).
Menurut Tutik, komoditi ekspor yang paling banyak menyumbang target ekspor sejauh ini paling banyak dari sektor furniture dan garmen. Di mana, untuk sektor furniture pada 2024, nilainya mencapai Rp33,6 juta USD, sedangkan garmen nilainya mencapai 32,8 juta USD.
"Sedangkan nilai ekspor yang tertinggi jika dikelompokkan dalam bulan, paling besar terjadi di bulan Agustus, dan September," katanya.
Tutik menyatakan, untuk mencapai target ekspor di 2025, DKUKMPP Kabupaten Bantul masih tetap mengandalkan sejumlah kegiatan seperti mengikutsertakan pelaku ekspor dan UMKM ke pameran baik di dalam maupun di luar negeri.
"Sehingga ini akan memperluas peluang pasar mereka. Kami juga mengadakan kegiatan peningkatan SDM. Meskipun, memang karena adanya kebijakan efisiensi, maka pelatihan yang biasanya menggandeng Kementerian Perdagangan tahun ini tidak ada," ucapnya.
Pelaksana Tugas Kepala DKUKMPP Bantul, Fenty Yusdayati mengakui capaian ekspor dari Bantul mulai menggeliat usai pandemi Covid-19. Hal ini diperlihatkan dalam realisasi target ekspor yang selalu diatas target yang ditentukan, meskipun ada penurunan jumlah eksportir di Kabupaten Bantul dalam beberapa tahun terakhir. "Tapi, volume dan komoditi yang diekspor juga mengalami kenaikan," ungkapnya.
Fenty mengakui bahwa nilai ekspor sejauh ini mengalami peningkatan. Hanya saja, belum semua UMKM langsung bisa melakukan ekspor. Sebab, banyak UMKM di Bumi Projotamansari memilih menyuplai ke sejumlah perusahaan besar.
"Sehingga kami perlu melakukan peningkatan mutu ekspor dan kesiapan dari UMKM untuk bisa ekspor langsung produk mereka," ucap Fenty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi cedera paha saat Inter Miami vs Philadelphia Union. Pelatih sebut kelelahan, bukan ambil risiko jelang Piala Dunia 2026. Simak fakta lengkapnya.
Memperingati HUT ke-94, RSUD Tidar Kota Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Simak evaluasi dan testimoni pasien di sini.
Berikut adalah daftar 20 prodi terfavorit di UTBK SNBT 2026 dan panduan cara cek kelulusan. Simak selengkapnya untuk langkah strategis Anda selanjutnya
Antonio Conte resmi tinggalkan Napoli setelah dua musim. Simak perjalanan prestasi Conte dan candaannya soal calon pengganti pelatih timnas Italia di sini.
Hasil SNBT 2026 diumumkan. Sebanyak 256 ribu peserta lolos PTN dari 871 ribu pendaftar dengan tingkat kelulusan 29,42 persen
Warga Kulonprogo dikejutkan paket misterius berisi mainan pocong kecil yang dikirim tanpa pesanan. Polisi imbau warga tetap tenang.