Bantul Bangun 20 Kolam Ikan per Kalurahan, Produksi Ditarget Naik
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Foto ilustrasi. Potret pembangunan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan di Gerbang Tol Prambanan pada Sabtu (30/11/2024)./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Perhubungan (Dishub) DIY menyoroti potensi kepadatan lalu lintas di kawasan Kalasan, Sleman, yang akan menjadi exit toll Jogja-Solo. Langkah antisipatif mulai dipersiapkan, terutama dalam menghadapi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran mendatang.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIY, Sumariyoto mengatakan, pihaknya telah melakukan inspeksi langsung ke lapangan bersama kontraktor tol untuk memastikan kesiapan jalur serta strategi rekayasa lalu lintas.
Dari hasil tinjauan tersebut, dipastikan bahwa jalur di sekitar Tamanmartani, Sleman, akan menjadi salah satu titik krusial yang mendapatkan perhatian khusus dalam pengelolaan arus kendaraan.
“Kami akan mengarahkan pemantauan ke titik-titik strategis, termasuk perempatan yang berpotensi menjadi titik kepadatan kendaraan,” ujar Sumariyoto, Selasa (25/1/2025).
Kawasan Kalasan, yang nantinya akan menjadi salah satu pintu keluar utama tol Jogja-Solo, diprediksi mengalami lonjakan volume kendaraan secara signifikan. Keberadaan exit toll ini akan membawa dampak terhadap jalur-jalur di sekitarnya, terutama pada ruas jalan yang terhubung langsung ke pusat kota Jogja dan wilayah sekitarnya.
Dishub DIY bersama pihak terkait telah mengidentifikasi beberapa titik rawan kepadatan, termasuk perempatan besar yang menjadi simpul lalu lintas utama. Pengaturan arus kendaraan, sistem satu arah, serta optimalisasi lampu lalu lintas akan menjadi langkah utama dalam mengurai potensi kemacetan.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk memastikan lalu lintas tetap lancar, terutama pada jam-jam puncak,” kata Sumariyoto.
Selain itu, petugas lapangan akan disiagakan di titik-titik strategis guna memberikan respons cepat jika terjadi kepadatan yang tidak terduga.
Dishub DIY juga berencana memasang rambu-rambu penunjuk arah dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar pengguna jalan memahami pola rekayasa lalu lintas yang diterapkan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi terkait arus lalu lintas dan rekayasa jalan yang diberlakukan. Dengan begitu, perjalanan selama masa Lebaran bisa lebih lancar dan aman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.