Kementerian HAM Dukung Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Sekda Bantul Agus Budi Raharja
Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul meminta kepada semua aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat di Bumi Projotamansari untuk saling menghormati antarumat beragama selama bulan Ramadan 1446 Hijriah.
"Seperti tahun tahun lalu, kita punya prinsip saling menghormati, yang tidak puasa menghormati yang puasa, yang puasa juga menghormati yang tidak puasa," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budiraharja di Bantul, Kamis, seperti dikutip dari Antara
Dengan demikian, kata dia, tidak boleh ada kegiatan dari pemerintah atau razia dari kelompok tertentu terhadap warung warung makan yang buka pelayanan siang hari selama bulan puasa, sebagai bagian dari toleransi antarumat beragama.
"Jadi tidak akan ada gerakan pemerintah atau kita juga tidak membiarkan ormas (organisasi masyarakat) untuk menutup secara paksa warung warung makan, karena sebagaimana kita ketahui bahwa tidak semua orang wajib berpuasa," katanya.
Agus Budiraharja mengatakan, prinsip tersebut sesuai sebagaimana visi Bupati yang terdapat kalimat keberagamaan, yang berarti menjamin toleransi beragama untuk semuanya.
BACA JUGA: Jelang Ramadan, Pemkab Bantul Pastikan Harga Bahan Pangan di Pasar Tradisional Stabil
"Yang diwajibkan puasa yang Muslim dan dengan kriteria lain yang boleh tidak puasa, karena yang Muslim pun ada yang tidak puasa, sehingga tetap harus mendapatkan akses untuk mendapatkan makanan, tidak perlu kemudian membabi buta warung harus tutup, tidak boleh berjualan di siang hari," katanya.
Dia juga mengatakan, orang yang sedang melakukan perjalanan atau musafir dan pekerja bangunan juga tidak berpuasa karena kondisi yang tidak memungkinkan, termasuk yang sakit juga tidak diwajibkan untuk menjalankan puasa.
"Apalagi non Muslim yang tidak punya kewajiban untuk puasa, sehingga kita harus saling toleransi dan menghormati," katanya.
Pihaknya juga meminta untuk ASN Muslim agar memperbanyak amalan-amalan utama di bulan Ramadhan dengan dilandasi iman dan taqwa, serta semangat pengabdian yang tinggi, sebagai cermin akhlakul karimah (sikap baik dan terpuji).*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.