500 Peserta Adu Kekuatan Tarik Lokomotif 84 Ton di Balai Yasa Jogja
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Bahan kebutuhan pokok dijual di pasar tradisional Kota Jogja, DIY. – Antara/Eka AR
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan harga bahan pangan jelang Ramadan tidak mengalami peningkatan secara signifikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Agus Budiraharja menyampaikan pihaknya telah melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Pijenan, Pandak, Bantul. Dari hasil pemantauan tersebut ditemukan harga komoditas bawang merah meningkat, meski tidak signifikan.
"Ada kenaikan bawang merah tapi cuma sedikit, Rp1.000-2.000 per kilogram. Saat ini harga bawang merah di Pasar Pijenan mencapai Rp34.000 per kilogram," ujarnya di Pasar Pijenan, Kamis (27/2/2025).
Menurut Agus, kenaikan tersebut terjadi lantaran ada peningkatan kebutuhan bawang merah menjelang Ramadan. Meski begitu, lanjut Agus, pihaknya berupaya menjaga ketersediaan bawang merah agar harganya tidak terus meningkat.
Dia memastikan bawang merah yang dijual sebagian besar berasal dari produksi di Bantul. Apalagi, ketersediaan bawang merah di Pasar Pijenan mencapai 80 kilogram. Jumlah tersebut menurut Agus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Menjelang ramadan, lanjutnya, beberapa harga bahan pokok akan meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan masyarakat akan komoditas tersebut. Meski begitu, harga pangan untuk komoditas lainnya masih stabil.
Untuk harga daging sapi kualitas 1 mencapai Rp135.000 per kilogram, ayam ras mencapai Rp33.000 per kilogram, telur ayam negeri mencapai Rp29.000 per kilogram, cabe merah keriting mencapai Rp45.000 per kilogram, cabai rawit merah mencapai Rp85.000 per kilogram, cabe rawit hijau mencapai Rp65.000 per kilogram, dan bawang putih honan mencapai Rp40.000 per kilogram.
"Mudah-mudahan ini bisa berlangsung sampai puasa dan Idul Fitri, ada kenaikan [harga] tapi hanya sedikit," katanya.
Agus mengatakan, ketersediaan bahan pangan untuk komoditas pangan di Bantul masih aman. Selama ini daging sapi, daging ayam, telur ayam, dan cabai dipasok dari Bantul sehingga Pemkab berupaya menjaga ketersediaan untuk menjaga kestabilan harga.
Lurah Pasar Pijenan Muhammad Budianto mengatakan pihaknya akan melakukan pemantauan keamanan bahan pangan. Pihaknya akan menggandeng beberapa instansi untuk memastikan bahan pangan yang dijual di Pasar Pijenan aman untuk dikonsumsi.
"Nanti ada pemantauan keamanan bahan makanan dari BPOM menjelang ramadan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.