Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Suasana Upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja, Satuan Perlindungan Masyarakat dan Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran digelar di lapangan Pemda Kabupaten Sleman pada Senin (3/3/2025)./Istimewa - Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja, Satuan Perlindungan Masyarakat dan Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran digelar di lapangan Pemda Kabupaten Sleman pada Senin (3/3/2025). Momen Hari Penegakan Kedaulatan Negara dinilai dapat menjadi sarana menanamkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.
Usai tuntas mengikuti retret pekan lalu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan terima kasihnya atas pelayanan dan pengabdian Satpol dan Damkar krpada masyarakat. Harda berharap Satpol PP dan Damkar dapat semakin solid serta profesional dalam mengemban tugas dan memberikan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat.
"Kedepan Satpol PP diharapkan untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kedekatan dengan masyarakat agar tugas yang diemban dapat dijalankan dengan lebih baik," tutur Harda pada Senin (3/3/2025).
Sementara itu, bagi Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), Harda berharap agar Linmas terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak serta meningkatkan kapasitas dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
Selain itu dalam momen peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara yang diselenggarakan memperingati Peristiwa Serangan Umum 1 Maret tahun 1949, Harda berpendapat ada banyak nilai yang bisa diambil dari peristiwa tersebut. Bagi Harda peristiwa serangan umum mampu menegakkan kembali eksistensi dan kedaulatan Negara Indonesia di dunia internasional. Momentum ini lanjutnya juga berhasil menyatukan kembali kesadaran dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
"Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 yang terjadi di Jogjakarta menjadi bukti nyata perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan eksistensi dan kedaulatan negara Indonesia ke dunia internasional," ujarnya.
Harda menambahkan momentum ini dapat menjadi sarana menanamkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa. Nilai-nilai yang dapat memperkuat kepribadian dan harga diri sebagai bangsa yang memiliki jiwa patriotik, rela berkorban, nasionalisme dan pantang menyerah.
"Kami sebagai generasi penerus harus mampu menjaga dan mempertahankan semangat juang tersebut, dengan memperkuat persatuan serta meningkatkan kontribusi kita bagi kemajuan Sleman, bangsa dan negara," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.