Ribuan Siswa di Bantul Jalani MPLS Ramah Tanpa Perundungan
Ratusan sekolah di Bantul menggelar MPLS 2026 dengan konsep ramah, bebas perpeloncoan, perundungan, dan kekerasan sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.
Posko Lebaran. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Menjelang libur mudik dan wisata Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul bersama Polres setempat tengah memetakan titik-titik rawan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan di jalur yang semakin menjadi pilihan pemudik dan wisatawan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul, Toto Pamuji menyatakan, meskipun Bantul bukan jalur utama arus mudik, tersambungnya JJLS dan kehadiran Jembatan Pandansimo membuat kawasan ini berpotensi menjadi lintasan pemudik. Selain itu, momen libur Lebaran juga dimanfaatkan banyak wisatawan untuk berkunjung ke Bantul.
"Terlepas dari pemudik maupun pelancong, kami akan menyiapkan skema teknis di jalan agar arus lalu lintas tetap lancar dan aman," ujar Toto, Rabu (12/3/2025).
Menurutnya, pemetaan titik rawan dan skema teknis pengendalian lalu lintas akan dipresentasikan dalam rapat koordinasi pada pekan mendatang.
Dari hasil pemetaan awal, sejumlah titik di JJLS diperkirakan memiliki potensi kepadatan, baik karena meningkatnya volume kendaraan maupun faktor risiko kecelakaan.
Sebagai langkah antisipasi, Dishub Bantul akan mendirikan pos pemantauan dan pengendalian di titik-titik strategis.
BACA JUGA: Tenda Pasar Ramadan di Alun-Alun Wates Ditabrak, Sopir Diduga Mabuk
Pos-pos ini akan difungsikan untuk memantau kepadatan lalu lintas serta memberikan respons cepat jika terjadi kendala di lapangan terutama di kawasan JJLS.
"Untuk lampu penerangan jalan yang menjadi kewenangan kami sudah kami petakan dan segera dioptimalkan, sementara yang di kawasan JJLS masuk ke wewenang nasional, tapi tentu kami akan koordinasi," jelasnya.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menyatakan, pemetaan daerah rawan kecelakaan di JJLS masih dalam tahap persiapan dan akan dirapatkan bersama pemangku kepentingan lainnya.
“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan pengamanan dan kelancaran arus kendaraan di sepanjang JJLS," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan sekolah di Bantul menggelar MPLS 2026 dengan konsep ramah, bebas perpeloncoan, perundungan, dan kekerasan sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.
Basarnas Makassar menemukan lima korban KM Nurul Salsa dalam kondisi selamat di perairan Selayar. Sebanyak 20 penumpang masih dalam pencarian.
Apple dan Departemen Kehakiman AS mulai membahas penyelesaian gugatan antimonopoli yang diajukan sejak 2024.
Harga emas mencatat penurunan mingguan terdalam dalam sebulan akibat ekspektasi suku bunga AS tetap tinggi meski konflik Timur Tengah memanas.
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Pertamina Patra Niaga mempercepat distribusi BBM di Medan. Antrean di sejumlah SPBU mulai normal setelah operasional dan pasokan dioptimalkan.