Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Petugas memantau ATCS./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman memprediksi beberapa menyampaikan ada beberapa objek wisata yang diprediksi menimbulkan antrean atau tumpukan kendaraan menjelang dan selama libur lebaran 2025.
Salah satu sebab antrean tersebut adalah daya tampung parkir yang tidak sebanding dengan tingginya kunjungan wisatawan.
Kepala UPTD Pengelolaan Perparkiran Dishub Sleman, Wahyu Slamet, mengatakan pemetaan objek-objek wisata dan fasilitas olah raga yang berpotensi menimbulkan antrean kendaraan ada di Kapanewon Sleman, Pakem, dan Prambanan.
“Terkait dengan persiapan menghadapi lebaran dan liburan lebaran, melihat libur natal dan tahun baru kemarin, Ibarbo Park kemungkinan besar ramai pengunjung. Ternyata parkirnya melebar ke mana-mana,” kata Slamet ditemui di kantornya, Jumat (14/3/2025).
BACA JUGA: Lonjakan Kendaraan Diperkirakan Lebih dari 10%
Slamet mengaku Dishub Sleman telah berkoordinasi dengan pengelola Ibarbo Park. Dia telah memetakan lokasi yang dapat digunakan parkir secara maksimal. Ke depan, Dishub juga akan berkoordinasi dengan pengelola agar dapat menggunakan halaman rumah warga untuk parkir.
Selain Ibarbo Park, Dishub juga telah memetakan kantung-kantung parkir di objek wisata lain seperti Suraloka Interactive Zoo, Museum Ullen Sentalu, Museum Gunungapi Merapi, HeHa Forest, Tebing Breksi, Candi Ijo, dan Obelix Village.
Apabila tidak terkelola dengan baik, kendaraan yang berada di objek-objek wisata tersebut akan menumpuk dan membuat macet. Khusus di Candi Ijo, pengunjung perlu berhati-hati lantaran jalan yang menanjak.
Mengenai persiapan fasilitas olah raga, Dishub telah memetakan ruang sekitaran Gedung Olahraga (GOR) Klebengan, Tridadi, Stadion Maguwoharjo. Melalui pemetaan tersebut, Dishub dapat mengelola kendaraan dengan baik, utamanya apabila ada gelaran acara. “Kami tetap siaga. H-7 dan H+7 di lapangan. Masyarakat akan banyak yang berkunjung ke DIY, utamanya Sleman,” katanya.
Kepala Seksi Angkutan dan Terminal Dishub Sleman, Budi Bawoko, mengatakan pihaknya akan menghentikan kendaraan yang masuk ke objek wisata Tebing Breksi bekerja sama dengan pengelola ketika kantung parkir penuh. “Pengunjung harus hati-hati juga dengan medan di sana, termasuk kalau naik ke Candi Ijo. Jalannya menanjak,” kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Prakiraan cuaca DIY hari ini, Kamis 30 Juli 2026. BMKG memprediksi cuaca cerah di seluruh wilayah Yogyakarta dengan suhu berkisar 21-30 derajat Celsius.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 28 Juli 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.