Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Penutupan area Plengkung Gading Beteng Kraton Jogja mulai hari ini Sabtu (15/3/2025). /Instagram-Pemda DIY.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) DIY melakukan sejumlah rekayasa guna mengatasi penumpukan arus lalu lintas pasca penutupan Plengkung Nirbaya atau Plengkung Gading. Penyesuaian ini dilakukan khususnya di simpang empat Gading, simpang tiga Mantrigawen Lor, dan simpang empat Taman Sari.
Kabid Lalu Lintas Dishub DIY, Rizki Budi Utomo, menjelaskan penyesuaian yang dilakukan adalah perubahan fase lampu lalu lintas simpang Gading yang semula empat fase diubah menjadi tiga fase dan mematikan lampu lalu lintas di lengan utara.
Untuk arus lalu lintas yang masuk kawasan Njeron Beteng, kendaraan dari kawasan timur masih dapat mengakses pintu timur, melewati Pojok Beteng Wetan, kemudian ke utara, dan melewati simpang Mantrigawen Lor. Untuk akses dari barat, melalui Jokteng Kulon, ke utara kemudian masuk melalui simpang Taman Sari.
Dishub DIY bersama Dishub Kota Jogja juga membahas sejumlah titik rawan, khususnya pada simpang Taman Sari dan simpang Matrigawen Lor. “Dampak yang lain [dari penutupan Plengkung Gading] adalah kepadatan arus di simpang tiga Mantrigawen Lor, atau Simpang THR di sisi timur dan simpang empat Taman Sari di sisi barat,” ujarnya, Senin (17/3/2025).
BACA JUGA: Ribuan Penggerobak Sampah di Jogja Siap Bekerja, Pemkot Siapkan Fasilitas
Artinya, ada pengaruh langsung di simpang Taman Sari yang menggunakan lampu lalu lintas, sehingga ada penyesuaian waktu siklus di simpang empat Taman Sari. Khusus pada simpang tiga Mantrigawen Lor, akan menjadi titik yang paling krusial.
“Karena simpang ini belum memiliki lampu pengatur lalu lintas, serta kondisi lengan Jalan Mantrigawen Lor yang memiliki geometri jalan yang lebih sempit, sehingga diperlukan penjagaan personel petugas khususnya pada jam-jam puncak arus lalu lintas,” katanya.
Pada simpang empat Taman Sari dilakukan optimalisasi waktu siklus lampu lalu lintas, serta upaya-upaya pengawasan dan pengaturan arus oleh personel Dishub DIY dan Kota Jogja. Adanya akses jalan butulan juga menjadi salah satu hambatan karena masih terdapat kendaraan yang crossing pada titik ini.
Selain pentupan Plengkung Gading, Dishub DIY juga akan mengevaluasi sejumlah jalan khusus di dalam Njeron Beteng, yang kemungkinan bisa menjadi sistem satu arah (SSA) khusus mobil. “Seperti yang sudah diterapkan di Jalan Wijilan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
DKP Bantul memastikan musim kemarau belum mengganggu budidaya ikan. Ketersediaan air masih aman, sementara pembenihan diperkuat dengan teknologi indoor.
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis (serang terbaik) vs Spanyol (pertahanan terbaik). Mbappe vs Yamal, rekor 36 laga tak terkalahkan Spanyol diuji.
Samsung kembali menjadi vendor smartphone terbesar dunia pada kuartal II 2026. Krisis memori global membuat pasar HP lesu dan harga perangkat berpotensi naik.
Memasuki tahun ajaran baru, orang tua perlu menentukan uang saku anak secara tepat. Simak cara menghitung nominal ideal sekaligus mengajarkan literasi keuangan
Superkomputer Opta menempatkan Prancis sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 dengan peluang 34,05 persen. Argentina justru berada di posisi terakhir di antara