Pakar UGM Ungkap Stres Jadi Pemicu Dominan Penyakit Autoimun
Pakar UGM menjelaskan autoimun dipengaruhi genetik dan lingkungan. Stres, kelelahan, serta paparan matahari berlebih dapat memperparah kondisi.
Situasi exit tol Prambanan di Jogonalan, Klaten, Minggu (22/12/2024). Tampak ratusan kendaraan memanfaatkan Tol Jogja Solo yang beroperasi secara fungsional keluar dari GT Prambanan. Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN–Parameter jumlah kendaraan per jam telah ditetapkan sebagai salah satu pertimbangan pembukaan maupun penutupan jalur fungsional Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani.
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Yuswanto Ardi menjelaskan rencana pembukaan jalur fungsional Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani masih tak berubah yakni akan difungsionalkan pada 24 Maret 2025. Jadwal pembukaan ini tak lepas dari prediksi puncak arus mudik yang akan terjadi pada 28 Maret 2025 nanti.
BACA JUGA: Polda DIY Siapkan Ribuan Personel hingga Skema Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Mudik Lebaran
"Informasi terakhir dari BUJT Jasa Marga tetap tanggal 24 [Maret], karena memang prediksi arus puncak diperkirakan di tanggal 28 [Maret]," kata Ardi pada Kamis (20/3/2025).
Secara teknis, parameter pembukaan maupun penutupan Segmen Prambanan-Tamanmartani telah disusun. Jumlah kendaraan per jam menjadi salah satu parameter pertimbangan dibuka atau ditutupnya jalur tol fungsional Prambanan-Tamanmartani.
"Ini bisa saya jelaskan bahwa kita tetapkan maksimum 800 kendaraan per jam. Apabila itu sudah melewati batas tersebut maka seluruh kendaraan akan kita keluarkan di Exit Prambanan untuk menuju ke Jl. Solo," terang Ardi.
Akan tetapi ketika jumlah kendaraan yang melintas tak lebih dari 800 kendaraan per jam, kendaraan dapat diarahkan ke Exit Tol Tamanmartani. "Namun semasa masih di bawah 800, maka kita akan terus lanjutkan ke Exit Tamanmartani," tandasnya.
Ada pertimbangan tersendiri mengapa parameter 800 maksimum kendaraan per jam dipakai untuk memutuskan buka/tutup Segmen Prambanan-Tamanmartani. Dijelaskan Ardi pasca keluar dari Exit Tol Tamanmartani, kendaraan akan masuk di Jl. LPMP yang memiliki daya tampung kendaraan yang lebih terbatas.
"Karena exit Tamanmartani ini akan bertemu dengan jalan LPMP itu merupakan jalan dengan kapasitas yang terbatas, dengan jumlah lebih kurang sekitar 1.500-1.600 kendaraan per jam yang mana saat ini pun existing sudah dilalui oleh kurang lebih sekitar 800 kendaraan per jam," ungkapnya.
Merujuk aktivitas kendaraan eksisting yang tinggi sementara daya tampung jalan yang terbatas, maka ditetapkan lah parameter 800 kendaraan per jam sebagai parameter buka/tutup Segmen Prambanan-Tamanmartani. "Sehingga hanya ada alokasi 800 untuk arus lalu lintas yang berasal dari jalan tol," terang Ardi.
Untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintas, Dirlantas Polda DIY lanjut Ardi juga memasang CCTV fitur traffic counting di area Exit Tol Tamanmartani. "Kita juga telah menempatkan atau memasang CCTV dengan fitur traffic counting di Exit Tamanmartani sebagai parameter yang mana ketika itu sudah mendekati 1.600 artinya kita akan sampaikan kepada gate tol yang ada di Prambanan untuk lakukan pengalihan," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UGM menjelaskan autoimun dipengaruhi genetik dan lingkungan. Stres, kelelahan, serta paparan matahari berlebih dapat memperparah kondisi.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Josko Gvardiol resmi memperpanjang kontrak bersama Manchester City hingga 2031. Bek Kroasia itu ingin terus meraih prestasi bersama The Citizens.
PWI Pusat akan mencabut laporan terhadap Hotman Paris di Polda Metro Jaya setelah tercapai kesepahaman melalui mediasi yang difasilitasi Sufmi Dasco Ahmad.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.