Bukan Sekadar Buka Lomba, Wawali Astrid Turun ke Sungai dan Mancing Bareng Warga
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir pada Sabtu (22/3/2025).
"Peringatan Dini Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat, Kilat/Petir, Angin Kencang. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl 14:00 WIB," tulis BMKG akun X bmkg.go.id.
Update Peringatan Dini Cuaca Wilayah - DI Yogyakarta Tgl. 22 Maret 2025 pkl. 12:30 WIB
— BMKG (@infoBMKG) March 22, 2025
Prakirawan - BMKG - DI Yogyakartahttps://t.co/YPaFPXNovX pic.twitter.com/FkqeVMC0sE
Kabupaten Gunungkidul berpotensi terdampak meliputi Playen, Paliyan, Panggang, Saptosari, Purwosari, dan sekitarnya.
Kondisi ini dapat meluas ke wilayah
Kabupaten Bantul: Srandakan, Sanden, Pundong, Bambanglipuro, Pandak, Jetis, Imogiri, Dlingo dan Pleret.
Lebih lanjut, wilayah terdampak lainnya di Kabupaten Gunungkidul: Wonosari, Nglipar, Patuk, Tepus, Semanu, Karangmojo, Ponjong, Rongkop, Semin, Ngawen, Gedangsari, Girisubo, Tanjungsari. Kabupaten Sleman: Prambanan, dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
KPK menahan tujuh tersangka dugaan korupsi proyek jalan di Sumut periode 2023–2025. Komitmen fee diduga mencapai 4% untuk pejabat tertentu.
Kekeringan di Kulonprogo belum berakhir. BPBD mencatat 86 kebakaran lahan dan hutan serta menyalurkan 685 tangki air bersih.
Survei Kadin mencatat minat investasi pengusaha turun menjadi 32,4% pada kuartal III/2026. Sentimen usaha mikro merosot menjadi 20%.
Bank Jateng menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan investasi dan pengembangan dunia usaha di Jawa Tengah melalui penyediaan layanan perbankan
Meet The Investors #3 di Jogja mempertemukan 79 usaha dengan sekitar 30 investor, dengan potensi pendanaan hingga Rp120 miliar per startup.