Tragis, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Pikap di Dlingo Bantul
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL– Dua bocah dilaporkan hanyut terseret arus air di kawasan Bakung, Bangunharjo, Sewon, Bantul pada Selasa (25/3/2025).
Kepala Seksi Operasi SAR DIY Distrik Bantul, Bondan Supriyanto menjelaskan bahwa kedua korban yang sempat terseret ke aliran Sungai Code itu selamat setelah bermain dan terpeleset di sekitar gorong-gorong saluran air.
"Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB," kata Bondan.
Peristiwa nahas ini bermula ketika dua anak, T, 8 tahun dan S, 9 tahun keduanya perempuan bermain di gorong-gorong yang mengalirkan air ke sungai. Namun, tanpa disadari, arus air yang cukup deras membuat mereka terpeleset dan jatuh ke dalam aliran yang langsung menghanyutkan mereka ke Sungai Code.
BACA JUGA: Tenggelam di Saluran Irigasi, Balita di Kulonprogo Meninggal Dunia
"Airnya memang cukup jernih jadi nyaman untuk bermain air. Namun risikonya kan tidak tahu karena alirannya juga langsung ke sungai," jelas Bondan.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan ke pihak berwenang. Tim SAR dan relawan langsung bergerak untuk melakukan penyelamatan di sepanjang aliran sungai yang memiliki kedalaman sekitar satu hingga dua meter di beberapa titik itu.
Menurut Bondan, kedua korban berhasil diselamatkan tak lama setelah kejadian berlangsung. Hanya saja korban berinisial S harus dilarikan ke RS Wirosaban untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara korban T diberikan pertolongan pertama seusai berhasil diselamatkan petugas dan warga setempat.
“Saat ini korban S karena kondisi kesadarannya kurang baik dan terlalu banyak meminum air harus dirawat intensif di ruangan ICU,” ujar Bondan.
BACA JUGA: Tenggelam Saat Kabur Kepergok Diduga Mencuri, Tubuh Warga Kulonprogo Ditemukan Terapung
Pihaknya mengimbau masyarakat, terutama orang tua, agar lebih waspada terhadap anak-anak yang bermain di sekitar aliran air, terutama saat kondisi sungai sedang deras. “Kami meminta warga untuk lebih berhati-hati, terutama di musim hujan seperti ini, di mana debit air sungai bisa meningkat dengan cepat dan arusnya menjadi lebih kuat,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
Cek jadwal SIM keliling Jogja 26 Mei 2026 di Condongcatur. Layanan 08.30–13.00 WIB, syarat lengkap perpanjangan SIM.
Prakiraan cuaca Jogja 26 Mei 2026: Sleman berpotensi hujan ringan, wilayah DIY lain berawan dengan suhu 22–31 derajat Celsius.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.