Deretan Mobil Baru Siap Debut di GIIAS 2026, dari Hybrid hingga EV
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulonprogo mengajak masyarakat melakukan gerakan mudik minim sampah dengan tidak menggunakan kemasan plastik, membawa wadah sendiri untuk makanan, dan membuang sampah pada tempatnya.
Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Persampahan dan Pertamanan Ade Wahyudiyanto mengharapkan masyarakat sebaiknya tidak menyisakan makanan dan memastikan selalu menggunakan tas guna ulang.
"Hal ini untuk meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai," kata Ade, Rabu (26/3/2025).
BACA JUGA: Libur Nataru, Volume Sampah di Kulonprogo Meningkat
Ia mengatakan jenis sampah yang umum ditemukan pada periode libur Lebaran adalah sampah organik berupa sisa makanan, sampah dapur, serta sampah berupa plastik, kertas, dan kaleng atau aluminium.
Hal yang bisa dilakukan masyarakat saat perjalanan mudik yakni tidak menggunakan plastik, membawa wadah makan sendiri, menggunakan tumbler atau botol minuman, dan memilah sampah di tempat sampah terpilah sesuai jenisnya.
"Imbauan ini menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2025 tentang Pengendalian Sampah Hari Raya Idul Fitri 1446 H," katanya.
Lebih lanjut, Ade mengatakan edaran tersebut disampaikan agar masyarakat membawa tumbler botol minum, memilah sampah, memakai tas guna ulang, membawa wadah makanan dan jangan menyisakan makanan.
Ade Wahyudiyanto juga menyampaikan, pada saat Lebaran masyarakat diimbau Shalat Id minim sampah supaya membawa peralatan sendiri dari rumah, menggunakan alas shalat yang dapat dipakai ulang dan tidak menggunakan koran, dan jangan meninggalkan sampah setelah selesai shalat.
"Mari mengelola sampah pada perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 H dengan baik dan semangat untuk menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat, lanjutnya," ajaknya.
Dia juga mengatakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulonprogo juga telah menyiapkan dan membentuk tim pemantauan dan pengawasan mudik Lebaran minim sampah pada Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 Masehi untuk penanganan sampah mudik.
"Untuk mengantisipasi adanya penumpukan sampah di area tertentu yang harus segera ditangani selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
GoTo mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
Istri Bupati Pemalang Noor Faizah Maenofie tiba di Gedung Merah Putih KPK usai OTT yang menjerat 21 orang terkait dugaan korupsi.
Mbah Rabikem, 80 tahun, masih setia membuat jenang upih khas Sleman. Kuliner tradisional ini diracik hingga 7 jam dan selalu ludes terjual.
Pendiri Telegram Pavel Durov masuk DPO internasional Rusia dan terancam hukuman seumur hidup atas dugaan memfasilitasi terorisme.
BYD akan meresmikan pabrik di Indonesia dalam 1-2 bulan. M6 EV, M6 DM, dan Atto 1 kini sudah diproduksi secara lokal.