Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana TPS3R di Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates yang mengelola sampah secara mandiri, Kamis (2/1/2025).
Harianjogja.com, KULONPROGO–Peningkatan volume sampah terjadi selama libur tahun baru ini di Kulonprogo. Kenaikan jumlah sampah terjadi di kawasan Perkotaan Wates dan Pantai Glagah yang jadi favorite kunjungan wisatawan.
Sementara wilayah lain di Kulonprogo tidak terjadi peningkatan volume sampah. UPT Persampahan Kulonprogo mencatat kenaikan volume sampah di dua kawasan tersebut sekitar 25 persen hingga 30 persen.
Kepala UPT Persampahan, Budi Purwanta menjelaskan meskipun terdapat kenaikan volume tidak membuat kewalahan pihaknya. Pasalnya secara kumulatif kenaikan itu hanya sekitar lima ton.
Sebelum musim libur tahun baru, jelas Budi, volume sampah total di Kulonprogo sekitar 32 ton yang kemudian naik jadi 37 ton per harinya. “Kenaikannya tidak signifikan, sehingga dapat tertampung dengan baik di TPA Banyuroto,” jelasnya, Kamis (2/1/2025).
Budi menerangkan meskipun ada kenaikan sampah tapi di titik lain terjadi penurunan. “Seperti di sekolah itu karena libur jadi tidak ada yang diangkut, beberapa wilayah juga sudah mulai menginisiasi pengelolaan sampah mandiri,” paparnya.
Pengelolaan sampah mandiri ini, lanjut Budi, terutama di kalurhan yang sudah memiliki fasilitas TPS3R. Seperti di Kalurhan Triharjo, Kapanewon Wates yang fokus mengelola sampah organik.
Kedepan pengelolaan sampah mandiri, sambung Budi, akan makin digencarkan Pemkab Kulonprogo. “Pengelolaan mandiri ini berdampak positif ke TPA Banyuroto yang menyebabkan bebannya berkurang sehingga nanti akan lebih tahan lama penampungannya,” paparnya.
Budi menilai kesadaran masyarakat Kulonprogo juga makin meningkat terkait pengelolaan sampah yang mandiri dan ramah lingkungan. “Kami lihat kesadaran juga meningkat, terutama pengelolaan sampah organik yang umumnya dijadikan kompos, ini bagus untuk terus dilanjutkan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.