Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Ilustrasi taekwondo/ Antara-Sunyoto
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 438 atlet Taekwondo dari berbagai wilayah di Kabupaten Bantul mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar (POPKAB) Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo tahun 2025.
Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 12 hingga 13 April 2025. Pertandingan dibagi menjadi dua kategori utama, yakni kelas prestasi yang terdiri dari 18 kelas dengan 106 peserta, dan kelas festival yang diikuti oleh 332 peserta dalam 65 kelas.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyampaikan apresiasi dan semangat kepada para atlet dan penyelenggara. "Kami ucapkan selamat kepada Taekwondo Bantul dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan siang hari ini. Ini adalah seleksi untuk mengikuti POPDA tingkat DIY tahun 2025," ujarnya saat membuka Popkab Cabor taekwondo di GOR Guwosari Pajangan, Sabtu (12/4/2025)
"Adek-adek, kita semua merasa bangga karena Taekwondo Indonesia telah mendapat kekuatan, sehingga marilah kita tingkatkan prestasi Taekwondo di Kabupaten ini. Selamat bertanding, jaga sportivitas, dan jangan pernah berhenti berlatih untuk memperoleh prestasi maksimal," sambung Aris.
BACA JUGA: Ambrol Akibat Banjir, 2 Jembatan di Pleret Bantul Akan Segera Diperbaiki
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Hanuji Wibowo, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk mencari bibit unggul Taekwondo dari Bantul."Kejuaraan ini dilaksanakan di Guwosari dan diikuti 438 atlet. Yang menang di tingkat kabupaten akan melaju ke tingkat provinsi. Kami berharap kedepannya, Pemkab Bantul bisa memberikan tempat latihan yang memadai agar para atlet semakin semangat berlatih dan berprestasi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.