30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi taekwondo/ Antara-Sunyoto
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 438 atlet Taekwondo dari berbagai wilayah di Kabupaten Bantul mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar (POPKAB) Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo tahun 2025.
Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 12 hingga 13 April 2025. Pertandingan dibagi menjadi dua kategori utama, yakni kelas prestasi yang terdiri dari 18 kelas dengan 106 peserta, dan kelas festival yang diikuti oleh 332 peserta dalam 65 kelas.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyampaikan apresiasi dan semangat kepada para atlet dan penyelenggara. "Kami ucapkan selamat kepada Taekwondo Bantul dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan siang hari ini. Ini adalah seleksi untuk mengikuti POPDA tingkat DIY tahun 2025," ujarnya saat membuka Popkab Cabor taekwondo di GOR Guwosari Pajangan, Sabtu (12/4/2025)
"Adek-adek, kita semua merasa bangga karena Taekwondo Indonesia telah mendapat kekuatan, sehingga marilah kita tingkatkan prestasi Taekwondo di Kabupaten ini. Selamat bertanding, jaga sportivitas, dan jangan pernah berhenti berlatih untuk memperoleh prestasi maksimal," sambung Aris.
BACA JUGA: Ambrol Akibat Banjir, 2 Jembatan di Pleret Bantul Akan Segera Diperbaiki
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Hanuji Wibowo, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk mencari bibit unggul Taekwondo dari Bantul."Kejuaraan ini dilaksanakan di Guwosari dan diikuti 438 atlet. Yang menang di tingkat kabupaten akan melaju ke tingkat provinsi. Kami berharap kedepannya, Pemkab Bantul bisa memberikan tempat latihan yang memadai agar para atlet semakin semangat berlatih dan berprestasi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.