Ahmad Luthfi Sampaikan Duka dan Pesan Perdamaian untuk Iran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei dan pesan perdamaian dari Presiden Prabowo untuk Iran.
Peserta dan penyelenggara Bedah Buku Anak Gleger berfoto bersama di Grhatama Pustaka, DPAD DIY, Selasa (15/4/2025). - Harian Jogja/Yosef Leon
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku anak berjudul Gleger karya Djokolelono, Selasa (15/4/2025).
Acara ini merupakan bagian dari program Perpustakaan Nasional yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik. Dalam acara ini, komunitas Read Aloud Jogja yang diwakili oleh Lita dan Laila, hadir sebagai narasumber utama.
Sekretaris DPAD DIY, Muhamad Rosyid Budiman menjelaskan pemilihan buku Gleger tidak dilakukan secara kebetulan. “Kami mendapatkan tugas dari Perpustakaan Nasional untuk menggelar bedah buku. Gleger kami pilih karena buku ini secara khusus ditulis untuk anak-anak dengan aksara Jawa lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia. Ini sangat relevan untuk melestarikan budaya literasi dan bahasa daerah,” ujar dia.
Lebih lanjut, Rosyid menekankan pentingnya imajinasi anak dalam membaca. “Kami juga mengundang para ibu karena ketika anak dibacakan cerita oleh orang tua, imajinasinya berkembang lebih kuat. Intonasi dalam membacakan cerita adalah kunci. Maka dari itu kami menggandeng komunitas yang memang fokus pada teknik membacakan buku seperti Read Aloud Jogja,” ujar dia.
Acara bedah buku diselenggarakan dengan atraktif menyesuaikan dengan peserta yang beberapa di antaranya merupakan anak di bawah usia 10 tahun.
BACA JUGA: Tak Terima Dipecat karena Berselingkuh, Pegawai di Pemkab Gunungkidul Ajukan Banding
Orang tua yang ikut berpartisipasi juga diajarkan untuk mengenal teknik intonasi suara dan kaidah membaca buku anak agar lebih menyenangkan.
Lita dari Komunitas Read Aloud Jogja mengatakan buku Gleger dipilih karena memiliki kekuatan konten lokal yang kental. “Buku ini menggunakan bahasa daerah, kisahnya lucu, khas dunia anak-anak, dan sarat nuansa budaya. Ilustrasi dan gambar-gambarnya pun sangat menarik, sehingga membuat anak-anak lebih tertarik untuk menyimak dan berimajinasi,” jelasnya.
Dengan upaya ini, DPAD DIY berharap komitmen dalam merawat akar budaya melalui medium literasi anak terus tumbuh di masyarakat.
Selain itu, kegiatan tersebut juga digelar untuk mengapresiasi sebuah karya sastra anak sekaligus mendorong keterlibatan keluarga dan komunitas dalam tumbuh kembang literasi anak berbasis kearifan lokal. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei dan pesan perdamaian dari Presiden Prabowo untuk Iran.
nvestigasi mengungkap ratusan dokter palsu berbasis AI membanjiri Facebook dan Instagram untuk mempromosikan suplemen dengan klaim kesehatan yang meraguka
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
BPBD Bantul telah menyalurkan 312.000 liter air bersih kepada 2.619 warga terdampak kekeringan di lima kapanewon selama musim kemarau 2026.
Studi ICCT mengungkap biaya baterai mobil listrik turun hingga 35%, tetapi harga EV hanya turun 18% karena produsen lebih fokus meningkatkan kualitas kendaraan.
Gol spektakuler Sidny Lopes Cabral saat melawan Argentina resmi terpilih sebagai gol terbaik Piala Dunia 2026 melalui voting publik FIFA.