Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Penampakan peternakan babi milik warga di RT 05, Padukuhan Plumutan, Kalurahan Mulyodadi, Bambanglipuro, Selasa (15/4/2025)./ Ist
Harianjogja.com, BANTUL – Yohanes Nindarto, peternak babi di RT 05, Padukuhan Plumutan, Kalurahan Mulyodadi, Bambanglipuro buka suara soal aktivitas peternakannya yang diprotes warga lantaran menimbulkan bau tak sedap.
Ia mengatakan, tuduhan miring yang disampaikan warga perihal peternakan babinya selama ini banyak yang tidak benar. Dia pun meminta agar pemerintah dan perangkat daerah terbawah bisa mengayomi seluruh warga dan berusaha menjaga kondusivitas wilayah setempat.
“Saya itu kan selama ini memilih diam. Tetapi setelah makin lama makin kencang tuduhan dan fitnahnya, saya merasa perlu menyampaikan hak jawab saya,” ujar Yohanes, Selasa (15/4/2025).
Yohanes menyatakan, peternakan yang ia kelola telah mengantongi izin resmi melalui sistem OSS (Online Single Submission) dan dilakukan sesuai prosedur. “Saya tidak asal-asalan. Izin peternakan saya resmi dan itu yang dari dulu diminta oleh warga. Kalau tidak punya izin jangan berternak, tapi kalau punya izin, harusnya boleh,” katanya.
Di sisi lain, ia menyebut bahwa dirinya telah melakukan berbagai penyesuaian demi meredam bau, termasuk menurunkan jumlah populasi ternak dari 150 ekor menjadi sekitar 40 ekor. Ia juga mengaku secara aktif membatasi produksi dan mempercepat penjualan ternak yang layak jual. “Saya bukan tidak peduli, saya capek juga kalau kebanyakan. Tapi ini satu-satunya mata pencaharian kami,” katanya.
Dukuh Plumutan, Cahyo Rahmat Romadlon mengatakan, bahwa proses mediasi telah berkali-kali dilakukan, mulai dari tingkat RT hingga Kapanewon, tapi belum membuahkan hasil. “Solusi sudah kami tawarkan, yaitu relokasi. Silakan ternak, asal bukan di tengah pemukiman," jelasnya.
Polemik yang berlangsung hampir empat tahun ini mengalami kebuntuan komunikasi antara peternak dan warga. Cahyo mendesak intervensi pemerintah, termasuk aparat kepolisian dan DLH untuk mengambil langkah solutif. Jika tidak juga ada solusi konkret, warga menyatakan akan mengadu ke Pemda DIY untuk memberikan jalan tengah yang adil bagi kedua belah pihak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.