Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Program Istimewa bagi Konsumen
Memberikan layanan sepenuh hati sudah menjadi komitmen Honda bersama seluruh jaringannya. Layanan ini berlaku bagi seluruh konsumen setia sepeda motor Honda
Ketua Komisi D DPRD DIY, RB Dwi Wahyu, membuka sosialisasi Perda Kearsipan, di resto Ingkung Grobog, Kamis (17/4/2025)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY memiliki layanan restorasi arsip yang bisa diakses masyarakat. Diharapkan masyarakat semakin menaruh perhatian dalam pengelolaan arsip karena memiliki nilai yang penting.
Hal ini disampaikan Kepala DPAD DIY, Kurniawan, dalam Sosialisasi Perda Kearsipan di resto Ingkung Grobog, Kamis (17/4/2025). “Di masyarakat kita kesadaran tentang kearsipan masih sangat kurang. Jadi sosialisasi perlu terus dilakukan,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat banyak yang hanya menyimpan arsip penting dan justru menjadi seperti jimat. “Padahal arsip itu nilainya sangat tinggi. Karena masyarakat tidak tahu cara merawat dan sebagainya, jadi seperti jimat. Ketika dibuka malah sudah rusak semua,” katanya.
Cara penyimpanan yang tidak benar bisa menyebabkan arsip rusak. Ia mencontohkan seperti ijazah, sertifikat tanah, akta kelahiran dan surat nikah. Banyak yang menyimpan arsip-arsip itu dengan cara dilaminating. Hal ini bisa merusak arsip karena tulisan di arsip bisa menempel di plastik laminating.
Karena kurangnya perhatian masyarakat pada pengelolaan arsip, maka DPAD DIY pun memiliki layanan restorasi arsip. “Layanan ini untuk memelihara dan memperbaiki arsip yang rusak. Layanan ini banyak yang belum tahu. Bisa dimanfaatkan agar arsip tidak semakin rusak,” ungkapnya.
Arsip menjadi penting karena merupakan bukti otentik untuk hal tertentu, seperti kelulusan sekolah, pernikahan, kepemilikan tanah dan sebagainya. “Sekarang orang ribut mengenai ijazah, itu kan soal arsip secara nasional. Semua harus punya arsip masing-masing,” kata dia.
Kegiatan sosialisasi Perda Kearsipan ini digelar sebanyak 21 kali dengan sasaran lembaga-lembaga di masyarakat, seperti PAUD, PKK dan sebagainya. “Sasarannya mereka karena merupakan segmen yang efektif untuk disadarkan dalam kearsipan,” ujarnya.
BACA JUGA: Seoang PNS di Sleman Jadi Korban Penyekapan dengan Modus Kencan Online, Ini Kronologinya
Ketua Komisi D DPRD DIY, RB Dwi Wahyu, menuturkan melalui sosialisasi ini juga diharapkan lembaga-lembaga di masyarakat bisa lebih baik dalam mengarsipkan dokumen-dokumen dan mengelolanya. “Itu penting karena dokumen itu akan bercerita, bersaksi kalau ada sesuatu, dokumen itu menjadi acuan untuk membuat kebijakan,” katanya.
Untuk mengikuti perkembangan zaman, maka kearsipan pun juga harus berkembang ke arah digital. Ke depan, penguatan kearsipan masyarakat ini pun akan diarahkan ke penggunaan teknologi digital. “Karena hari ini adalah era digital, maka arsip harus bicara secara digital,” kata dia. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memberikan layanan sepenuh hati sudah menjadi komitmen Honda bersama seluruh jaringannya. Layanan ini berlaku bagi seluruh konsumen setia sepeda motor Honda
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.