Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Sejumlah petugas dan relawan melakukan proses bersih-bersih di alirah Kali Kepek di Padukuhan Tegalmulyo, Kepek, Wonosari. Jumat (25/4/2025) ist/pemkabgunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 300 orang terlibat dalam program kali bersih di Padukuhan Tegalmulyo, Kepek, Wonosari, Jumat (25/4/2025). Program ini menjadi bagian mewujudkan visi misi bupati tentang Program Alam Lestari di Bumi Handayani.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntarinignsih sudah mencanangkan kegiatan Jumat Bersih Bebas Sampah sebagai realisasi dari program alam Lestari, sesuai dengan visi misi yang dimiliki.
BACA JUGA: Dana Desa Tahap 2 di Gunungkidul Sudah Bisa Dicairkan, Ini Persyaratannya
Sebagai kick off dari program tersebut, pada Jumat pagi dilaksanakan kegiatan bersih kali di Kalurahan Kepek. Total ada 300 peserta yang melibatkan bupati beserta jajaran, TNI-Polri, Masyarakat hingga pamong di Kalurahan Kepek.
“Dilakukan kegiatan kebersihan di sepanjang kali. Tujuannya untuk mengurangi risiko banjir saat terjadi cuaca ekstrem,” kata Hary, Jumat siang.
Menurut dia, hasil pengamatan yang dilakukan fungsi dari Kali Kepek sudah ada perubahan. Pasalnya, ada perubahan badan sungai karena aktivitas penanaman warga saat kemarau.
Hal ini pun berdampak terhadap percepatan sedimentasi sehingga potensi banjir jadi semakin besar. “Buktinya beberapa waktu lalu terjadi banjir dan genangan yang mengganggu aktivitas warga,” katanya.
Selain itu, Hary juga mengakui masih menemukan aktivitas pembuangan sampah di Kali Kepek. Namun, ia memastikan tidak di semua alur karena ada di bagian aliran yang kondisinya bersih karena kesadaran Masyarakat juga tinggi.
“Ada yang bersih. Tapi, ada juga ada temuan sampah-sampah yang dibuang di aliran tertentu,” ungkapnya.
Hary memastikan kegiatan Jumat bersih Bebas Sampah akan terus dilanjutkan. Adapun sasarannya tidak hanya sungai, tapi juga menyasar ke fasilitas umum seperti pasar hingga ke destinasi wisata.
“Mudah-mudahan dengan program ini, Masyarakat bisa tergerak dan ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, program bersih kali menjadi bagian menjaga kelesatarian lingkungan. Oleh karenanya, ia mengajak seluruh elemen Masyarakat dan pegawai di lingkup Organisasi Perangkat Daerah untuk ikut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kebersihan kali ini penting karena untuk mencegah terjadi banjir. Tujuannya agar aliran dapat lancar sehingga tidak ada sumbatan-sumbatan yang menjadi penyebab banjir seperti terjadi beberapa waktu lalu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te