Profil Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Kariernya, Wafat di Usia 73 Tahun
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Ilustrasi sertifikat tanah - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus mafia tanah di Jogja terus bermunculan. Jika sebelumnya terungkap banyk geng mafia tanah memanfaatkan tanah kas desa, kini terungkap dugaan sekelompok orang dengan sengaja mengalihkan kepemilikan sertifikat tanah dengan modus pecah sertifikat.
Sebagaimana diketahui kasus mafia tanah yang menimpa Mbah Tupon warga Ngentak, Kasihan Bantul dan Bryan warga Tamantirto, Kasihan, Bantul berawal dari pecah sertifikat yang diurus dengan diberikan kepada pihak lain.
Berikut ini tips secara umum terhindar dari mafia tanah
Jika akan membeli tanah, pastikan sertifikat tanah asli dan terdaftar atas nama penjual dengan mengecek langsung ke kantor BPN atau melalui aplikasi. Jika akan melakukan pecah sertifikat silahkan datang ke BPN untuk mendapatkan informasi persyaratan.
Jangan melakukan transaksi hanya berdasarkan surat keterangan atau akta bawah tangan. Gunakan Pejabat Pembuat Akta Tanah yang terdaftar. Untuk mengecek nama notaris bisa melihat di website BPN ada daftar PPAT sesuai dengan wilayah anda.
BACA JUGA: Kasus Bermunculan, Pemkab Bantul Siap Bentuk Satgas Pemberantasan Mafia Tanah
Jangan tergiur janji cepat balik nama atau pengurusan sertifikat oleh pihak tidak resmi. Semua proses pertanahan harus melalui prosedur resmi, tidak bisa instan melainkan dengan beberapa tahapan.
Sertifikat adalah bukti hak milik yang sah. Tanah non-sertifikat berisiko sangat tinggi untuk digugat atau diklaim pihak lain. Oleh karena itu jika ingin membeli tanah pastikan sudah bersertifikat khusus SHM dan pastikan sertifikat tersebut asli dengan mengecek ke BPN.
Harga yang jauh di bawah pasaran sering kali menjadi tanda adanya masalah atau potensi penipuan. Anda harus mewaspadai ini menjadi bagian dari mafia tanah.
BACA JUGA: Jadi Atensi, Begini Upaya Polda DIY Mengungkap Kasus Mafia Tanah yang Menimpa Mbah Tupon
- Tanah sudah bersertifikat (SHM atau SHGB).
- Tanah tidak dalam sengketa atau blokir.
- Sertifikat asli tanah.
- Fotokopi KTP dan KK pemilik.
- SPPT PBB dan bukti pembayaran pajak terakhir.
- Surat permohonan pemecahan sertifikat.
- Denah lokasi dan rencana pembagian bidang.
- Surat kuasa jika diwakilkan.
- Pengajuan permohonan pemecahan sertifikat ke kantor BPN setempat.
- Pengukuran oleh petugas BPN untuk menentukan batas dan luas bidang baru.
- Penerbitan sertifikat baru sesuai jumlah bidang yang diminta (dengan nomor dan ukuran masing-masing).
- Pembayaran biaya sesuai PP No. 128 Tahun 2015 (bervariasi tergantung luas dan lokasi).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.