Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi Ular Sanca yang berhasil dievakuasi oleh Damkarmat./ Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul mengevakuasi ular sanca sepanjang dua meter yang berada di kadang ayam milik warga Beji di Kapanewon Patuk, Rabu (7/5/2025) dini hari. Bagi warga yang menemukan kejadian yang sama diminta menghubungi di nomor 0274-391113 atau 08112657113.
“Bisa menghubungi nomor yang kami sediakan. Kami siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan,” kata Kepala UPT Damkarmat, BPBD Gunungkidul, Handoko, Rabu siang.
Menurut dia, evakuasi dilakukan karena ada laporan keberadaan ular sanca yang akan memangsa ungags pada Rabu sekitar pukul 03.00 WIB. Dua petugas damkarmat yang jaga, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk evakuasi dan penyelamatan.
Hewan melata ini ditemukan berada di bawah kandang. “Petugas kami langsung sigap dengan mengamankan ular sanca sepanjang dua meter yang akan memangsa ayam milik warga,” ungkapnya.
Meski ular ini tidak berbisa, namun ia mengimbau kepada Masyarakat agar tidak sembrono. Pasalnya, proses evakuasi dilakukan oleh orang terlatih sehingga dapat mengurangi risiko gigitan atau pun lilitan dari bagian tubuh ular.
“Kalau takut tidak usah berani-berani menangkap. Cukup telpon ke nomor yang kami sediakan, maka segera mendatangi ke lokasi kejadian,” katanya.
BACA JUGA: Program TMMD di Gunungkidul Diharapkan Bisa Mendongkrak Perekonomian Masyarakat
Handoko menambahkan, penangkapan sanca berlangsung sekitar lima menit. Ular yang telah tertangkap langsung dibawa ke mako Damkarmat Gunungkidul. “Kita amankan dulu agar tidak menggangu aktivitas warga,” katanya.
Dia mengungkapkan, ada beberapa opsi terkait dengan penanganan ular-ular yang ditangkap. Selain dilakukan pelepasliaran secara sendiri, juga terkadang diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) atau para pecinta reptile di Bumi Handayani.
“Kalau kami lepas liarkan sendiri, maka lokasi pelepasan harus dipastikan jauh dari permukiman warga,” kata Handoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.