Mau Bebas Jelajah Jogja Bersama Keluarga? TRACtoGo Solusinya
TRACtoGo menawarkan layanan sewa mobil lepas kunci untuk liburan keluarga di Jogja yang lebih nyaman, privat, fleksibel, dan bebas menentukan rute perjalanan.
Ratusan penerima beasiswa mengikuti sosialisasi Beasiswa Berkelanjutan bagi Pemuda di BPO DIY, Rabu (7/5)./Lugas Subarkah
Sebanyak 150 pemuda dan pemudi DIY mendapatkan Beasiswa Berkelanjutan bagi Pemuda yang dicanangkan Pemda DIY melalui Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY.
Plt. Kepala BPO DIY, Sugeng Wahyudi, menjelaskan masing-masing penerima beasiswa akan mendapatkan Rp10 juta untuk keperluan kuliah. Sebanyak 150 pemuda dan pemudi tersebut tersebar di berbagai perguruan tinggi di DIY.
“Program ini merupakan komitmen Pemda DIY untuk mendampingi generasi muda dalam meraih masa depan. Saya berpesan agar para penerima beasiswa memanfaatkan masa studi mereka untuk mengasah kemampuan, tidak cukup hard skill tetapi juga soft skill,”ujarnya dalam Sosialisasi Beasiswa Berkelanjutan bagi Pemuda di BPO DIY, Rabu (7/5).
Selain Beasiswa Berkelanjutan bagi Pemuda yang diberikan kepada 150 penerima, Pemda DIY tahun ini juga akan memberikan Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa yang menyasar 100 penerima. “Sehingga tahun ini 250 pemuda dan pemudi DIY mendapatkan beasiswa dari daerah untuk mengenyam pendididkan di perguruan tinggi,” ungkapnya.
Adapun syarat penerima Beasiswa Berkelanjutan bagi Pemudameliputi penduduk DIY yang dibuktikan dengan KTP DIY, terdaftar sebagai mahasiswa S1/D4 semester I-VIII peguruan tinggi negeri atau swasta di DIY, berprestasi di bidang pemuda dan olahraga atau dari keluarga kurang mampu, tidak sedang menerima beasiswa lain, serta belum menikah.
Ketua Komisi D DPRD DIY, R. B. Dwi Wahyu, menuturkan beasiswa ini menggunakan anggaran dari APBD murni 2025. Ia mengakui beasiswa ini mungkin belum mengakomodasi seluruh kebutuhan untuk kuliah, terutama mahasiswa di bidang ilmu eksakta.
Dengan demikian, dia terus mendorong agar anggaran untuk beasiswa ini bisa ditingkatkan lagi. Selain dari APBD murni, dia juga berharap beasiswa bisa dianggarkan dari Dana Keistimewaan. Pada 2026, DPRD DIY melalui pokok pikiran (pokir) juga akan memberikan beasiswa pendidikan.
Ia berpesan agar para penerima beasiswa tidak hanya berorientasi untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau karyawan, tetapi juga bisa menjadi pengusaha yang bisa berpenghasilan besar dan menciptakan lapangan pekerjaan.
“Jangan berpikur lulus jadi PNS. Kalau keterima alhamdulillah, tapi jangan jadi obsesi. Saya pesan kepada anak saya, kamu harus berwirausaha. PNS di Jogja gaji pertamanya Rp2,7 juta. Enggak mungkin bisa buat ngeragati rabi [membiayai pernikahan] dan sekolahin anak. Kalau jagake [mengandalkan] gaji enggak sampai Rp3 juta tidak mungkin menjangkau properti,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TRACtoGo menawarkan layanan sewa mobil lepas kunci untuk liburan keluarga di Jogja yang lebih nyaman, privat, fleksibel, dan bebas menentukan rute perjalanan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.