Penanganan 11 Bayi di Pakem Disorot, Polisi Bentuk Tim Khusus
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Memperingati Hari Jadi Sleman ke-109, Pemerintah Kabupaten Sleman bekerjasama dengan RSUD Sleman dan Baznas menggelar Bakti Sosial Operasi Mata Katarak Gratis pada Minggu (11/5/2025)./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN -- Memperingati Hari Jadi Sleman ke-109, Pemerintah Kabupaten Sleman bekerja sama dengan RSUD Sleman dan Baznas menggelar Bakti Sosial Operasi Mata Katarak Gratis. Belasan masyarakat yang memenuhi syarat menjalani operasi katarak dalam momen ini.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sleman dalam memberikan fasilitasi kesehatan kepada masyarakat. Dalam hal ini kepada para masyarakat penderita katarak yang sebagian besar merupakan lansia.
"Saya harap dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan kedepan dapat terus berlanjut bahkan ditingkatkan baik dari sisi jumlah penerima manfaat maupun kualitas pelayanannya," kata Danang pada Minggu (11/5/2025) di RSUD Sleman.
Danang mengapresiasi panitia dan tenaga kesehatan yang berkontribusi dalam menyelenggarakan bakti sosial operasi katarak gratis ini. Mengusung tema hari jadi Sleman ke 109 "Gumolong Hanggayuh Mukti" harapan Danang tema ini bisa memantik semangat dan motivasi untuk membangun Sleman lebih maju dan sejahtera.
Ketua Panitia Hari Jadi Sleman ke-109, Eka Suryo Prihantoro menjelaskan kegiatan bakti sosial ini merupakan rangkaian dalam Hari Jadi Sleman ke-109. Selain operasi katarak gratis, sebelumnya juga telah diadakan bakti sosial khitan massal, bedah rumah, bantuan anak yatim dan pemberian sembako kepada masyarakat kurang mampu sebanyak 2.750 paket.
BACA JUGA: Sleman Punya Dimas Diajeng Baru, Diharapkan Berikan Pengaruh Positif Bagi Generasi Muda
"Target pasien untuk operasi mata katarak gratis pada hari ini yakni 30 pasien dan pasien yang memenuhi syarat yakni 15 pasien. Lebih banyak dari tahun sebelumnya," ungkapnya.
Dijelaskan Eko operasi katarak gratis ini dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat agar dapat beraktivitas seperti sedia kala. Selain itu kegiatan ini juga merekatkan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Sementara itu Direktur RSUD Sleman, Novita Krisnaeni menambahkan katarak merupakan kondisi medis yang menjadi penyebab banyak kasus kebutaan di seluruh dunia. Sering kali katarak disebabkan karena faktor usia.
Novita berharap kegiatan operasi katarak gratis ini dapat membantu masyarakat mengembalikan penglihatan pasien sehingga mampu beraktivitas seperti sedia kala dan menunjang kualitas hidup. Dalam operasi katarak gratis ini turut dibagikan secara simbolis paket obat bagi penerima manfaat operasi mata katarak gratis dalam rangka bakti sosial hari jadi Sleman ke-109.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.