Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Pasir, Pelajar di Bantul Meninggal Dunia

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Kamis, 15 Mei 2025 19:47 WIB
Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Pasir, Pelajar di Bantul Meninggal Dunia

Lokasi kejadian anak tenggelam di Sedayu, Bantul, pada Kamis (15/5/2025) sore. Ist-Dok. Polres Bantul

Harianjogja.com, BANTUL - Seorang pelajar berinisial AAG (10) tewas setelah tenggelam di kubangan air lahan wedi kengser bekas penambangan pasir manual di Dusun Sungapan, Argodadi, Sedayu, Bantul, pada Kamis (15/5/2025) sore.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry  mengatakan, kejadian bermula saat korban bersama dua orang temannya tengah mencari ikan menggunakan jaring di kubangan. Mereka pun masuk ke dalam kubangan untuk mencari ikan.

“Tiba-tiba korban dan temannya waktu menjaring tidak mengetahui bahwa lokasi tersebut ada yang dalam. AAG serta seorang temannya sempat tenggelam kemudian teman lainnya menolong salah satu korban dan bisa terselamatkan,” ujar Jeffry dalam keterangannya, Kamis (15/5/2025).

Meskipun salah seorang temannya dapat terselamatkan, AAG tidak dapat diselamatkan karena tenggelam ke dasar kubangan. Mereka lantas mencari bantuan ke warga sekitar untuk menyelamatkan AAG.

BACA JUGA: Dugaan Kasus Mafia Tanah Mbah Tupon, Polisi Identifikasi Beberapa Nama Calon Tersangka

Salah seorang warga, Diki Setiawan kemudian menemukan AAG dalam kondisi tidak bernyawa. Ia menyebut korban ditemukan di dasar kubangan dengan kedalaman sekitar 2,5 meter dalam kondisi penuh lumpur.

Sementara itu, menurut keterangan dari dr. Yayuk dari Puskesmas II Sedayu memperkirakan korban meninggal dunia 1,5 hingga 2 jam sebelum sampai di puskesmas. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak akan menuntut secara hukum pihak tertentu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online