Desainer Malaysia Bawa Koleksi High Fashion ke JIKFP 2026 di Jogja
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Ilustrasi siswa baru - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK 2025 di wilayah DIY akan segera digelar. Salah satu tahapan krusial adalah penentuan total nilai gabungan siswa ketika masih duduk di bangku jenjang SMP sederajat.
Pasalnya nilai gabungan ini menjadi senjata terakhir bagi siswa untuk menentukan berhak tau tidaknya lolos ke sekolah yang dituju. Nilai gabungan menjadi syarat terakhir ketika jumlah pendaftar di suatu jalur yang dituju sudah melebihi kuota.
Oleh karena itu para siswa maupun orangtua sejak dini perlu mempelajari bagaimana menghitung nili gabung sebelum memilih mendaftar ke SMA yang dituju.
BACA JUGA: Hercules Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo, Kebanggaan Warga Brosot Kulonprogo
Berdasarkan Keputusan Gubernur DIY Nomor 131 tahun 2025 tentang peneriman murid baru SMA, nilai gabungan adalah jumlah rata-rata nilai hasil penghitungan rapor mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA dari murid SMP/MTs semester 1 sampai dengan semester 5 yang diberikan bobot 40%, keemudian ditambah jumlah nilai asesmen standardisasi pendidikan daerah (ASPD) dikalikan koefisien tertentu diberikanbobot 60%.
Nilai ASPD merupakan nilai hasil asesmen kompetensi murid berbasis literasi yang dilakukan oleh Pemerintah DIY, dan diberikan koefisien masing-masing sebesar:
Nilai Gabungan = (Jumlah Rerata Nilai Rapor x 40%) + (Nilai ASPD x 60%)
Contoh cara menghitung:
- Literasi Membaca : 70
- Literasi Sains : 60
- Literasi Numerik : 65
Maka perhitungan Nilai Gabungan:
NG = ((85+87+88+80) x 40%) + (((70x1,72)+(60x1,14)+(65x1,14))x60%)
= (340 x 40%) + (262,9 x 60%)
= 136 + 157,74
= 293,74
BACA JUGA: Warga Lendah Kulonprogo Digegerkan dengan Penemuan Jasad Bayi
Jika calon murid memiliki prestasi akademik atau prestasi nonakademik dan telah mendapatkan rekomendasi tambahan nilai dari Panitia DIY, maka Nilai Gabungan calon murid merupakan nilai gabungan yang telah mendapatkan tambahan nilai prestasi.
Contoh:
Nilai Gabungan calon murid dari hasil perhitungan di atas adalah sebesar 293,74. Calon murid memiliki tambahan nilai prestasi sebesar 5, maka Nilai Gabungan calon murid adalah sebesar 293,74 + 5 = 298,74.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Pemkot Jogja menyiapkan pembiayaan melalui Jamkesda bagi korban kekerasan saat demonstrasi 28 Oktober 2026 setelah verifikasi Dinsos.
KSPSI AGN-ATUC Gunungkidul mengusulkan UMK 2027 minimal Rp2.659.000 atau naik 7,5%-10% demi menjaga daya beli pekerja.
Mentan Amran mengungkap 13 tersangka dalam delapan kasus pelanggaran beras yang melibatkan 15 merek. Pelaku terancam pidana hingga tujuh tahun.
Polresta Jogja menetapkan pria berinisial W sebagai tersangka dan menahannya setelah kedapatan membawa senjata tajam saat aksi 28 Oktober di Malioboro.
Produksi ikan budidaya Kota Jogja rata-rata 48,59 ton per tahun. Pemkot mendorong pengembangan pokdakan untuk memenuhi kebutuhan warga.