Wasit Persija vs Persib: Yudai Yamamoto Pimpin El Clasico Indonesia
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
Foto ilustrasi Koperasi Merah Putih. - ilustrasi dibuat oleh AI/ChatGPT
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar terkait besaran gaji pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih telah menjadi perbincangan publik di ruang digital. Padahal, sampai saat ini, belum ada kejelasan dan dasar hukum terkait nominal gaji pengawas dan pengurus Koperasi Merah Putih.
Melalui kanal resmi merahputih.kop.id disampaikan bahwa Koperasi Merah Putih baru akan diresmikan pada 12 Juli 2025 mendatang, sehingga belum ada dasar hukum yang mengatur nominal gaji pengawas. Selain itu, Koperasi Merah Putih merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan berdasarkan prinsip-prinsip kekeluargaan dan gotong royong.
BACA JUGA: Pengamat UGM Nyatakan Koperasi Merah Putih Bisa Dukung Perekonomian Warga
Namun, sebagai referensi, biasanya penentuan gaji pengawas koperasi dilakukan melalui musyawarah anggota setelah koperasi resmi terbentuk dan mulai menjalankan usahanya. Besaran gaji akan disesuaikan dengan jenis usaha yang dijalankan, potensi pendapatan koperasi, dan kebutuhan operasional lainnya.
Penyesuaian gaji akan bergantung pada kemampuan finansial koperasi, jenis usaha yang dijalankan, dan kebutuhan manajerial.
Dalam sistem koperasi di Indonesia, pengaturan mengenai honorarium pengurus sempat diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012, yang menyebutkan bahwa besaran gaji dan tunjangan ditetapkan melalui rapat anggota.
Namun regulasi ini sudah dibatalkan Mahkamah Konstitusi pada tahun 2013. Kini, aturan kembali mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, yang tidak secara eksplisit mengatur soal besaran gaji atau tunjangan.
Tidak ada angka tetap yang berlaku secara nasional. Artinya, setiap koperasi memiliki otonomi dalam menetapkan sendiri skema kompensasi, termasuk untuk jabatan pengawas maupun pengurus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.
Kisah mendalam 2.000 pekerja PT Woneel Midas Leathers di Gunungkidul yang memproduksi sarung tangan olahraga kelas dunia hingga rencana ekspansi.
Dosen UGM Cahyaningrum Dewojati mengaku KTP-nya dipinjam untuk formalitas yayasan Little Aresha, tetapi namanya masuk struktur kepengurusan.
15 universitas terbaik di Jawa Tengah versi Webometrics September 2026. Undip menjadi kampus dengan peringkat tertinggi di Jawa Tengah.