Pegadaian Gandeng BCA Digital, Investasi Emas Cukup Rp10.000 lewat Bluinvest Emas
Pegadaian dan BCA Digital menghadirkan bluInvest Emas dengan investasi mulai Rp10.000 serta promo cashback Rp50.000.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo saat ditemui di Rumah Dinas, Rabu (4/6/2025). Ia menyoroti kandungan gizi dalam cilok yang dinilai kurang bermanfaat. - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat.
JOGJA—Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menyoroti kandungan gizi yang terkandung dalam cilok, yang menjadi kudapan favorit masyarakat, termasuk anak-anak.
Dalam hasil penelitian Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja yang diambil dari pedagang sekitar sekolah, menunjukkan bahwa cilok memiliki kandungan protein yang rendah. Setiap 100 gram cilok, hanya mengandung sekira 2,42 gram protein.
BACA JUGA: Pekan Panutan Pembayaran-Bppbb-p2-di-kota-jogja-dimulai
Padahal, kebutuhan harian protein untuk anak usia 7-12 tahun ialah 40 hingga 55 gram. Kandungan lemak pun sama rendahnya, hanya mengandung 1,31 gram lemak setiap 100 gram cilok. Sementara, kebutuhan harian lemak untuk anak ialah 55 hingga 65 gram.
“Padahal untuk mencegah stunting kuncinya kan protein. Lemak juga sedikit sekali, otak itu kan bahan dasarnya lemak. Kalau kita ingin otak bekerja, proteinnya harus tinggi, lemak juga penting,” ujar Hasto Wardoyo saat ditemui di Rumah Dinasnya, Rabu (4/6/2025).
Hasto mengatakan, jika mengonsumsi cilok kandungan yang dominan hanya karbohidrat. Jika hanya mengonsumsi karbohidrat tanpa diimbangi protein hewani, akan berdampak buruk terutama bagi anak-anak.
“Makanya kalau balita umur tiga tahun, sehari-hari hanya makan cilok tanpa asupan protein hewani, itu tidak bagus ya,” jelasnya.
Mantan Bupati Kulonprogo ini sebenarnya tidak melarang masyarakat mengonsumsi cilok. Namun, harus dipahami bahwa masih perlu mengonsumsi makanan tinggi protein agar kebutuhan gizi tercukupi.
Makanan dengan sumber protein hewani yang disarankan diantaranya telur dan ikan. Menurutnya, telur dan ikan jenis apapun sangat bermanfaat bagi anak-anak, serta ibu hamil karena mengandung Omega-3 yang menambah kecerdasan otak dan mencegah stunting.
“Tidak dilarang, tapi jangan sampai ada pemahaman kalau makan cilok saja sudah cukup. Intinya protein hewani itu harus terpenuhi,” tandasnya.
Hasto pun menyarankan beberapa kudapan bergizi sebagai alternatif selain cilok. Diantaranya risoles, lemper, lumpia, dan arem-arem yang mengandung kandungan gizi jauh lebih bermanfaat.
“Kalau bicara makanan ringan alternatif sebenarnya banyak yang lebih bergizi. Risoles contohnya, lengkap isinya, ada telurnya, ada sayurnya, keren banget. Lemper, arem arem apalagi yang isinya abon, telur, protein hewani banget, keren banget,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegadaian dan BCA Digital menghadirkan bluInvest Emas dengan investasi mulai Rp10.000 serta promo cashback Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.