PSIM Sambut Piala Liga, Van Gastel Soroti Jadwal Padat
PSIM Jogja menyambut Piala Liga 2026/2027. Jean-Paul Van Gastel menilai ajang itu positif, tetapi mengingatkan jadwal musim akan semakin padat.
Ribuan jemaah memadati Alun-alun Selatan, Kota Jogja, beberapa saat sebelum pelaksanaan salat Iduladha, Jumat (6/6/2025). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Alun-alun Selatan Jogja dipenuhi ribuan umat muslim yang melaksanakan Salat Iduladha, pada Jumat (6/6/2025) pagi. Sebelum pukul 06:30 WIB atau sekitat 30 menit sebelum dimulai, jemaah sudah tampak memenuhi lapangan dengan membawa peralatan salat masing-masing.
BACA JUGA: Kraton Jogja Perbolehkan Alkid Digunakan untuk Salat Iduladha
Salat Iduladha di Alun-alun Selatan Jogja dimulai sekitar pukul 07:00 WIB dengan penuh khidmat. Cuaca Kota Jogja yang cerah turut menambah kekhusyukan jemaah dalam beribadah.
Dalam ceramahnya, Mardjoko Idris yang bertindak sebagai imam dan khatib menekankan sikap rendah hati kepada jemaah. Kalimat takbir yang berkumandang selama beberapa hari merefleksikan bahwa kebesaran hanya milik Tuhan.
“Kalimat takbir akan terus menggema hingga tanggal 13 Dzulhijjah yaitu hari Tasyrik, artinya kebesaran dan kemuliaan hanya milik Allah SWT. Oleh karena itu tidak selayaknya kita menyombongkan diri, apalagi kesombongan tersebut terhadap Allah SWT,” ujar Mardjoko.
Selain itu, ia juga menyampaikan kepada jemaah agar tidak mudah tergoda dengan meraih kekayaan secara instan. Ia mencontohkan negara-negara maju yang prosesnya tidak diraih secara instan, melainkan melalui perjalanan panjang.
“Tetapi dalam kehidupan saat ini banyak orang yang tidak memahami prinsip kerja keras tersebut. Mereka ingin cepat kaya secara instan, kerja sekali tapi cepat kaya. Oleh karena itu mereka melakukan korupsi, manipulasi dan praktik-praktik kehidupan yang tidak dibenarkan,” katanya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Jogja, Nadhif mengatakan terdapat 191 titik pelaksanaan salat Iduladha di wilayahnya. 90 diantaranya dilaksanakan di tanah lapang, serta terdapat 101 titik yang dilaksanakan di masjid yang tersebar di berbagai kemantren.
Ia pun mensyukuri perayaan Iduladha di Indonesia bersamaan, dan menyepakati hasil sidang isbat pemerintah. Selain itu, perayaan Iduladha di Indonesia juga bersamaan dengan Arab Saudi.
“Organisasi besar di Indonesia bersepakat sama dengan sidang isbat pemerintah Republik Indonesia. Kita bersyukur juga bahwa tanggal 1 Dzulhijjah antara pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi sama, sehingga wukuf di Arafah juga terjadi pada hari Kamis 9 Dzulhijjah,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Adapun untuk tempat penyembelihan hewan kurban di Kota Jogja ada sekitar 509 lokasi. Nadhif mengatakan, sebagian besar lokasi penyembelihan dilakukan di sekitar masjid atau musala.
Waktu penyembelihan hewan kurban di Kota Jogja bervariasi, namun kebanyakan dilakukan tepat pada saat Iduladha, Jumat (6/6/2025). Selain itu, ada juga yang dilakukan penyembelihan saat hari Tasyrik, atau tiga hari setelah Iduladha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja menyambut Piala Liga 2026/2027. Jean-Paul Van Gastel menilai ajang itu positif, tetapi mengingatkan jadwal musim akan semakin padat.
KPK menyebut peluang pemanggilan Perry Warjiyo dalam kasus CSR BI dan OJK bergantung pada kebutuhan penyidik dalam mengungkap perkara.
Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (MM FEB UI) secara resmi meresmikan At Thohir Vidya Loka
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Pemkot Jogja akan menertibkan replika plang Jalan Malioboro yang digunakan jasa foto usai video wisatawan dimintai bayaran viral.
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman tidak ditangkap dalam kasus narkoba dan saat ini masih menjalani pemeriksaan etik.