Advertisement
Kraton Jogja Izinkan Penggunaan Alun-Alun Selatan untuk Lokasi Salat Iduladha 2025
Foto ilustrasi pelaksanaan Salat Ied di Alun-Alun Selatan. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat menegaskan telah memberikan izin penggunaan Alun-Alun Selatan Jogja sebagai tempat Salat Iduladha 2025. Kepastian itu disampaikan pihak Kraton Jogja seiring beredar berita terkait kekhawatiran masyarakat mengenai larangan digelarknya salat Idul adha di Alun-Alun Selatan.
Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura GKR Condrokirono dalam rilisnya Kamis (5/6/2025) menepis hal tersebut. KR Condro memastikan tahun ini, Alun-Alun Selatan Jogja tetap diperkenankan untuk dipergunakan sebagai tempat salat Ied Idul adha 2025.
Advertisement
BACA JUGA: Lokasi Salat Iduladha 2025 di Jogja, Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Pemberian izin itu diberikan melalui surat yang diterbitkan Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura nomor 00388/KHPP/Dulkangidah. V/JE.1958.2025 tentang pemberian izin penggunaan tempat milik Keraton Yogyakarta. Surat yang ditandatangani GKR Condrokirono itu ditujukan kepada Ketua Ill PHBI Kemantren Kraton, Kota Jogja, sebagai balasan atas permohonan izin penggunaan tempat, dengan nomor surat 09/Sek/PHBI/V/2025 tertanggal, 02 Mei 2025.
“Saya Gusti Kangjeng Ratu Condrokirono, selaku Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, memberi izin kegiatan Salat Ied Idul Adha, diatas di KgD. Alun-AlunKidul Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat,” tulis GKR Condrokirono dalam surat tersebut.
Dalam surat tersebut GKR Condrokirono meminta KPHBI Kemantren Kraton untuk berkoordinasi dengan Mantri Pamong Praja, Kemantren Kraton, Lurah Kalurahan Patehan dan Lurah Kalurahan Panembahan. Ia berpesan, agar ketertiban tetap terjaga selama kegiatan keagamaan tersebut.
BACA JUGA: Ini 10 SMP Terbaik di Kota Jogja Versi Hasil ASPD 2025
“Jaga keamanan, kebersihan lingkungan serta memohon izin ke Polsek setempat,” ujarnya.
Adapun terkait izin penggunaan untuk kegiatan serupa di tahun mendatang, GKR Condrokirono mengatakan, belum ada pemikiran untuk melarang. Ia menyebut, selama ini Keraton tidak mencetuskan larangan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polda Metro Jaya Panggil Pandji Pragiwaksono Terkait Lima Laporan
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Polres Kulonprogo Buka Operasi Progo 2026, Bagi-Bagi Helm di Wates
- Penebusan Pupuk Subsidi di Gunungkidul Tak Capai Kuota 2025
- Anggaran Rp160 Juta Digelontorkan, Ini Titik Pemberian Pakan Monyet
- Nisfu Syakban 2026 Jatuh 3 Februari, Malam Pengampunan dan Amalan
- BPBD Sleman: Lima EWS Rusak, Satu Hilang di Wilayah Rawan Bencana
Advertisement
Advertisement



