Usai Sidang Tuntutan, Nadiem Peluk Ojol: Saya Tidak Sendirian
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Pemenang Lomba Desain Batik 2025. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Program Studi Rekayasa Industri Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Lomba Desain Batik Nasional 2025. Sebanyak 20 siswa masuk dalam nominasi finalis dan dipilih sebanyak enam siswa.
Ketua Program Studi Rekayasa Industri, Program Sarjana FTI UII Rina Afiani Rebia menjelaskan lomba desain batik ini mengangkat tema Batik Inovatif: Harmoni Tradisi dan Teknologi. Kompetisi digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia, khususnya batik, yang merupakan warisan tak benda yang diakui dunia. Di era modern yang terus berkembang, penting untuk menjaga relevansi budaya tradisional dengan cara yang kreatif dan adaptif.
"Melalui lomba ini, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, terdorong untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan batik dengan pendekatan yang segar dan inovatif, tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur dan estetika yang telah diwariskan dari generasi ke generasi," katanya, Sabtu (24/5/2025).
BACA JUGA: Puskesmas di Kota Jogja Mulai Layani Cek Kesehatan Gratis
Ketua Panitia Lomba Desain Batik Nasional 2025 Diyah Dwi Nugraheni menambahkan selain sebagai upaya pelestarian budaya, lomba ini juga bertujuan mendorong kolaborasi antara seni tradisi dan teknologi modern. Melalui kolaborasi elemen teknologi, seperti desain digital, teknik pewarnaan ramah lingkungan, atau penggunaan platform digital untuk promosi dan produksi.
"Peserta diberi ruang untuk menciptakan karya batik yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga relevan dengan kebutuhan pasar masa kini. Lomba ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas, kewirausahaan, serta semangat inovasi dalam memajukan industri batik nasional," katanya.
BACA JUGA: Mengenal Wisata Kesehatan yang Tak Tertandingi di Turki
Adapun Pemenang Lomba Desain Batik Nasional 2025
1. Rommy Rafael - SMAN 1 Indramayu
2. Naryama Arkananta Bagaskara - SMA Nasima Internasional H.S.
3. Dinda Nuraini - SMA N 1 Banjarnegara
1. Muti Cahya Munadi - SMA N 2 Cianjur
2. Annisa Nur Azahra - MA Manbaul Chikmah Sapuran
3. Andrew Septian Cahyo - SMA Negeri 4 Surakarta
1. Zahriyyati Thoyyibah - SMK TEXMACO SEMARANG
2. Kafa Atoilah - MA Manbaul Chikmah Sapuran
3. Anggun Fardita - SMKN 1 ROTA BAYAT
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.