Gunungkidul Dorong Sport Tourism Lewat Kejurnas Sepatu Roda
Gunungkidul mengembangkan sport tourism lewat Kejurnas Sepatu Roda Bupati Cup 2026 yang diikuti 459 peserta dari berbagai daerah.
Pengelola desa wisata Bendo Nyawiji, Partono (kanan) bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Jogja, Irawan Andang Rosiyanto menunjukkan sertifikat HKI logo baru desa wisata tersebut, Selasa (10/6/2025) Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL – Desa Wisata Bendo Nyawiji, yang terletak di Kalurahan Trimurti, Srandakan, Bantul meluncurkan identitas visual baru berupa logo yang dirancang bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Jogja, Irawan Andang Rosiyanto. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat branding desa wisata sekaligus membuka ruang implementasi teori komunikasi dan desain bagi mahasiswa.
Logo yang dirancang memuat filosofi simbol pohon bendo yang menjadi asal nama dusun, daun berjumlah sembilan yang melambangkan kesempurnaan, ombak sebagai simbol tantangan, serta keris pasopati sebagai lambang keteguhan. Semua elemen menghadap ke atas sebagai simbol tauhid, dibingkai dalam lingkaran yang mencerminkan persatuan masyarakat.
BACA JUGA: Pantai Goa Cemara Siapkan Penambahan Fasilitas Wisata Seluas 20 Hektare
Logo baru tersebut telah resmi tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) per 7 Juni 2025. Dengan perlindungan hukum ini, Desa Wisata Bendo Nyawiji kini dapat menggunakan identitas visual tersebut secara resmi di berbagai media promosi dan produk kreatif.
Pengelola desa wisata Bendo Nyawiji, Partono menyambut positif inisiatif ini. “Harapannya, logo ini bisa membuat Bendo Nyawiji semakin dikenal, memiliki identitas kuat, mudah diingat, dan mencerminkan keunikan desa wisata,” ujarnya, Selasa (10/6/2025).
Proses kreatif diawali dengan observasi langsung ke lapangan, wawancara dengan pengelola desa, hingga sesi brainstorming untuk memastikan visual yang dihasilkan benar-benar merepresentasikan filosofi desa. Irawan menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya mendukung promosi, tetapi juga menguatkan identitas desa dalam jangka panjang.
“Saya berharap identitas visual ini bermanfaat dalam banyak aspek untuk Bendo Nyawiji. Terima kasih kepada dosen pembimbing dan kampus yang mendukung inisiatif ini,” ungkapnya.
Dosen pembimbing, Sheila Lestari Giza Pudrianisa menekankan pentingnya identitas visual dalam dunia pariwisata. “Tanpa logo yang kuat, sulit bagi publik mengenali dan mengingat sebuah destinasi. Saya bangga ada mahasiswa yang berkontribusi nyata untuk desa wisata,” kata Giza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mengembangkan sport tourism lewat Kejurnas Sepatu Roda Bupati Cup 2026 yang diikuti 459 peserta dari berbagai daerah.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.