Libur Maulid, 13.328 Wisatawan Datang ke Pantai Parangtritis

Yosef Leon
Yosef Leon Selasa, 25 Agustus 2026 16:47 WIB
Libur Maulid, 13.328 Wisatawan Datang ke Pantai Parangtritis

Petugas TPR Kalurahan Parangtritis saat menarik retribusi wisata kepada pengunjung di kawasan Pantai Parangtritis, Selasa (25/8/2026). Kunjungan wisatawan ke destinasi tersebut mencapai belasan ribu orang saat libur Maulid Nabi. Harian Jogja-Yosef Leon

Harianjogja.com, BANTUL—Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, menjadi salah satu tujuan wisata yang ramai dikunjungi selama tiga hari libur panjang akhir pekan bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Total kunjungan wisatawan ke kawasan pantai tersebut mencapai 13.328 orang.

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Karjana, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan mulai terlihat pada Sabtu 22 Agustus dan mencapai puncaknya sehari kemudian.

Pada Jumat 21 Agustus, jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan Pantai Parangtritis tercatat 1.018 orang. Angka tersebut naik menjadi 4.112 orang pada Sabtu 22 Agustus.

Puncak kunjungan terjadi pada Minggu 23 Agustus. Pada hari tersebut, sebanyak 8.198 wisatawan tercatat masuk ke kawasan Pantai Parangtritis.

“Untuk Senin dan Selasa ini datanya belum kami kumpulkan, tapi dari kasat mata rata-rata mencapai ribuan,” kata Karjana, Selasa (24/8/2026).

Retribusi Parangtritis Capai Rp193 Juta

Dari total 13.328 kunjungan wisatawan selama tiga hari tersebut, penerimaan retribusi yang tercatat mencapai Rp193.256.000.

Meski mengalami peningkatan dibandingkan akhir pekan biasa, Karjana mengatakan jumlah wisatawan pada libur Maulid kali ini masih belum menyamai kondisi saat libur panjang dalam rangka peringatan kemerdekaan RI pada pekan sebelumnya.

“Memang ada sedikit kenaikan dibandingkan akhir pekan biasa, tapi masih kalah dibandingkan dengan kondisi pekan lalu saat libur panjang kemerdekaan RI,” jelasnya.

Karjana menilai data kunjungan tersebut menunjukkan Pantai Parangtritis masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. Dengan kondisi tersebut, pihaknya optimistis target pendapatan retribusi wisata tahun ini tetap dapat tercapai.

Tantangan diperkirakan muncul pada September, Oktober, dan November karena tidak ada tanggal merah. Kondisi tersebut berpotensi membuat jumlah wisatawan memasuki musim sepi.

“September, Oktober dan November mungkin jadi musim sepi wisatawan karena sama sekali tidak ada tanggal merah, tapi kami optimistis tetap tercapai,” ujarnya.

Pantai Depok Tak Alami Lonjakan Signifikan

Kondisi berbeda terlihat di sentra seafood Pantai Depok yang masih berada di kawasan wisata pesisir Bantul. Aktivitas wisata kuliner di lokasi tersebut disebut berjalan seperti akhir pekan biasa.

Salah seorang pedagang seafood setempat, Nunik, mengatakan jumlah tamu yang datang selama libur Maulid belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Menurutnya, wisatawan tetap datang untuk menikmati kuliner seafood di Pantai Depok. Namun, jumlah pengunjung tidak mengalami perubahan mencolok dibandingkan hari libur pada umumnya.

“Kondisinya normal, walaupun tidak ramai tetap ada tamu,” kata Nunik.

Saat dibandingkan dengan kondisi akhir pekan biasa, Nunik kembali menyebut tidak terdapat perbedaan yang mencolok. Tingkat keramaian juga belum seperti ketika memasuki musim liburan.

“Seperti akhir pekan biasa, tidak terlalu ramai seperti saat musim liburan," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online