Kronologi Lengkap Istri Tikam Suami di Losmen Parangtritis Bantul
Polisi mengungkap kronologi istri tikam suami di losmen Parangtritis, Bantul. Pelaku sempat memeluk dan meminta maaf sebelum menyerang korban.
Identitas Kependudukan Digital (IKD) - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kependuduakn dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul mengimbau untuk warga selalu waspada terkait penipuan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Dukcapil Bantul Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan bahwa akhir-akhir ini pihaknya menemukan ada oknum penipu yang menawarkan aktivasi IKD.
"Antusias warga terkait aktivasi IKD sedang tinggi, jadi kami imbau untuk waspada. Modusnya menghubungi via telepon, WA, SMS, atau video call mengatasnamakan aktivasi IKD dari kami. Jadi penipunya itu Waktu video call pakai background Disdukcapil Bantul."
"Harus hati-hati karena marak penipuan," ucap Kwintarto kepada Harianjogja.com, Kamis (12/6).
Kwintarto mengatakan untuk menghindari penipuan, warga Bantul yang ingin melakukan aktivasi IKD bisa langsung mendatangi kantor Disdukcapil Bantul, Kecataman atau Kelurahan terdekat.
"Warga yang ingin aktivasi bisa datang langsung ke Disdukcapil Bantul, kecataman atau kelurahan terdekat," ucapnya.
BACA JUGA: Covid-19 Masuk DIY, RSUD Panembahan Senopati Bantul Siapkan Langkah Kewaspadaan
Kwintarto juga menyampaikan jika saat ini sudah ada 16 persen warga bantul yang mendaftar IKD.
Sedangkan pada tahun ini, Disdukcapil menargetkan sekitar 20 persen warga Bantul sudah melakukan aktivasi IKD.
"Terhitung sudah ada 16 persen yang melakukan aktivasi, target kami 20 persen di tahun 2025. Karena ini bukan pekerjaan mudah, banyak juga kendala yang kami temui," lanjut mantan Kepala Dinas Pariwisata Bantul itu.
Untuk memenuhi target, Dukcapil berusaha melakukan aktivasi langsung dengan metode jemput bola.
Kata Kwintarto, pihaknya menerjunkan 8 orang dalam sehari untuk aktivasi IKD jemput bola.
"Setiap minggunya kami melakukan aktivasi IKD jemput bola itu sebanyak dua kali, biasanya ada 7 sampai 8 orang yang kami terjunkan, untuk lokasi biasanya kami gunakan di Kecamatan atau di Kelurahan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap kronologi istri tikam suami di losmen Parangtritis, Bantul. Pelaku sempat memeluk dan meminta maaf sebelum menyerang korban.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.