Dugaan Pungli Food Truck di Alkid, Kraton Ngayogyakarta Minta Pelaku Ditindak Tegas
Dugaan pungli food truck di Alkid Jogja viral. Keraton meminta Pemkot Jogja dan aparat mengusut serta menindak tegas.
JJLS Kelok 18 - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Satuan Pelaksana Jalan Nasional (Satker) PJN DIY mencatat progres pengerjaan konstruksi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 mencapai 81,15%.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2. Satker PJN DIY, Ridwan Subarkah menyampaikan dengan pembangunan JJLS Kelok 23 telah menyambungkan Bantul dan Gunungkidul dengan satu jembatan. Termasuk melakukan penguatan lereng di sisi-sisi jalan tersebut. “[Progres pengerjaan konstruksi] Ini masih on track,” katanya, Rabu (18/6/2025).
Pihaknya masih akan menyelesaikan beberapa pekerjaan konstruksi yang belum dilakukan di antaranya pengerjaan pengaspalan jalan, agregat KPA atau lapis pondasi agregat kelas A, dan penguatan bronjong. Selain itu, menurut Subarkah, pihaknya juga masih akan melakukan penambahan dua saluran drainase di sepanjang Jalan Parangtritis.
Menurut Subarkah, penambahan saluran drainase di Jalan Parangtritis dilakukan lantaran pengerjaan konstruksi JJLS Kelok 23 juga mengalami kendala ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Dia menuturkan saluran drainase air hujan yang ada di sekitar Jalan Parangtritis tidak mampu menahan luapan air dan lumpur dari proyek JJLS Kelok 23. Karena itu, beberapa waktu lalu sempat terjadi banjir lumpur di Jalan Parangtritis.
Karena itu, Subarkah menuturkan pihaknya akan menambah dua saluran drainase untuk mengalirkan luapan air dan lumpur dari proyek tersebut. Sebelumnya, hanya ada tiga saluran drainase di jalan tersebut.
Selain itu, menurut Subarkah, desain rest area di JJLS Kelok 23 masih dalam proses perancangan. Di sana akan didirikan beberapa kios untuk memasarkan produk UMKM setempat, dan fasilitas umum penunjang antara lain tempat ibadah, dan toilet.
Rest area tersebut akan dibangun pada lahan seluas 3.000 meter. Meski begitu, menurut Subarkah, desain rest area tersebut diperkirakan rampung minggu ini.
Dia menyampaikan beberapa pekerjaan konstruksi yang masih akan dilakukan dan beberapa tambahan pengerjaan di sana masih dalam proses pengajuan di Kementerian PU. Dengan begitu, dia pun memperkirakan pengerjaan konstruksi JJLS Kelok 23 akan memerlukan tambahan waktu.
Awalnya, menurut Subarkah, pengerjaan konstruksi tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Namun, dengan beberapa perubahan konstruksi tersebut pekerjaan konstruksi tersebut akan rampung pada tahun 2026.
Dia pun memperkirakan beberapa pekerjaan konstruksi JJLS Kelok 23 yang masih akan dikerjakan diperkirakan memerlukan tambahan anggaran. Sebelumnya, pekerjaan konstruksi tersebut dibiayai dengan dana pinjaman dari Islamic Development Bank (IDB).
Meski begitu, Subarkah mengaku perubahan rencana pengerjaan proyek tersebut masih dalam peninjauan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sehingga, Subarkah masih belum menyebutkan perkiraan tambahan anggaran yang direncanakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dugaan pungli food truck di Alkid Jogja viral. Keraton meminta Pemkot Jogja dan aparat mengusut serta menindak tegas.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.
Renault 8 Gordini Concept hadir sebagai coupe listrik 270 HP bergaya café racer. Ikon balap 1964 ini tidak diproduksi massal, simak detailnya.