Kerangka di Sungai Bedog Bantul Teridentifikasi, Ini Sosoknya
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
Alat berat mengambil sampel sampah yang ditimbun di TPSS Pandansari Kelurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Jumat (13/6 - 2025). Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Rencana pemindahan sampah dari Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di kawasan Pantai Pandansari menuju Instalasi Tempat Final (ITF) Bawuran ditunda. Sebab, belum tersedianya tangki kedap untuk mengangkut air lindi.
BACA JUGA: DLH Bantul Ambil Sampel di TPSS Pandansari
Haryanto, perwakilan dari Forum Peduli Gadingsari (FPG), mengungkapkan bahwa pengangkutan sampah sebenarnya direncanakan rampung pada bulan Juni. Pelaksanaannya dijadwalkan dimulai Sabtu (21/6/2025).
Namun, karena kendala tersebut, proses pembersihan dan pemindahan sampah ditargetkan akan dimulai pada 1 hingga 5 Juli 2025.
“Armadanya DLH provinsi itu belum siap, karena tangki pembawa air lindinya belum ada,” kata Haryanto, Senin (23/6/2025).
Katanya, seluruh tumpukan sampah akan dialihkan ke ITF Bawuran. Setelah itu, lahan bekas TPSS akan ditutup dan diratakan kembali. Menurut Haryanto, volume sampah di area tersebut diperkirakan mencapai 200 truk.
“Pokoknya kalau lebih dari 200 truk tetap harus diangkut, karena bukan menjadi tanggung jawab masyarakat.” tuturnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pembuangan sampah yang dilakukan oleh DLH Bantul ke TPSS Pandansari selama ini bersifat ilegal. Tidak ada perjanjian tertulis atau kesepakatan resmi yang menyertainya.
“Dari bupati Bantul, DLH, sama sekda sudah mengakui salah, sebelumnya hanya bilang nitip,” jelasnya.
Selain itu, Haryanto menegaskan tanah di lokasi tersebut sebenarnya tidak diperuntukkan sebagai tempat pembuangan sampah.
Lahan itu hanya boleh digunakan untuk kegiatan among tani dan dagang layer yang artinya hanya bisa dimanfaatkan oleh petani, pedagang, atau nelayan setempat.
Sejak sampah mulai menumpuk pada Desember 2024, kondisi air di sekitar area TPSS memburuk. Air berubah warna menjadi keruh hingga kecokelatan karena tercemar.
Untuk menilai dampak pencemaran secara objektif, rencananya akan dilakukan pengujian kualitas air oleh pihak independen. Pengujian ini akan melibatkan salah satu universitas di DI Yogyakarta, seperti UGM, UII, atau UNY.
Di sisi lain, kebun buah naga yang terletak di lokasi yang sama juga akan dibongkar. Area tersebut akan dipersiapkan untuk pelaksanaan Jogja International Kite Festival pada Juli mendatang.
“Pokoknya tanggal 5 itu clear. Karena tanggal 7 sudah kita pakai untuk latihan layang-layang,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.