Tiga Kandidat Sekda Sleman Sudah Final, Menunggu Keputusan Sultan
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Gempa bumi mengguncang wilayah perairan Gunungkidul dan sekitarnya, pada pukul 22:38:53 WIB, Rabu (25/6/2025) malam ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan pusat gempa berada di Gunungkidul dengan kekuatan 2,3 magnitudo.
Pusat gempat tepatnya berada di 8.54 LS, 110.53 BT, atau sekitar 61 kilometer Barat Daya Gunungkidul, kedalaman 66 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
"Info Gempa Mag:2.3, 25-Jun-25 22:38:53 WIB, Lok:8.54 LS,110.53 BT (61 km BaratDaya GUNUNGKIDUL-DIY), Kedlmn:66 Km," tulis BMKG, Rabu.
Berikut ini pengumuman resmi dari BMKG:
Info Gempa Mag:2.3, 25-Jun-25 22:38:53 WIB, Lok:8.54 LS,110.53 BT (61 km BaratDaya GUNUNGKIDUL-DIY), Kedlmn:66 Km ::BMKG-PGR VII pic.twitter.com/wlgZbzRNGs
— Stageof Sleman (@bmkgjogja) June 25, 2025
BMKG juga merilis gempa di Gunungkidul juga terjadi pada petang hari berkekuatan 2,6 magnitudo. "Info Gempa Mag:2.6, 25-Jun-25 18:36:38 WIB, Lok:8.93 LS,110.29 BT (109 km BaratDaya GUNUNGKIDUL-DIY), Kedlmn:97 Km," tulis BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.