189.473 Warga Sleman Terima MBG, Belum Ada Sekolah yang Dicoret
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, sedang melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk memerangi peredaran narkoba di Lemaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman, Kamis (26/6/2025) malam. - Istimewa/ Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2025 digelar di Lemaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman, Kamis (26/6/2025) malam.
Dalam acara tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk memerangi peredaran narkoba.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyatakan bahwa pencegahan peredaran narkoba perlu dilakukan bersama-sama. Komitmen bersama akan membawa Sleman Bersih dari Narkoba (Bersinar).
Tegas Harda, pemberantasan peredaran narkoba justru menjadi tanggung jawab bersama, bukan semata tugas Pemerintah atau aparat penegak hukum (APH).
“Dalam momen peringatan hari anti narkoba internasional ini kita semua harus betul-betul berkomitmen, bergandeng tangan, penuh semangat, satu tujuan mewujudkan negara yang bebas dari narkoba,” kata Harda dalam keterangan tertulis.
Dia menambahkan masyarakat, utamanya generasi muda perlu mendapat penjelasan dan pemahaman mengenai bahaya narkoba. Perlu ruang-ruang untuk mensosialisasikan segala hal mengenai narkoba. HANI menjadi momen yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan tersebut.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sleman, Kombespol Teguh Tri Prasetya, mengatakan HANI 2025 menjadi momen penting untuk menggelorakan semangat melawan peredaran narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.
Semangat tersebut selaras dengan dengan tema yang diusung dalam peringatan HANI 2025 yaitu Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba Melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas 2045.
“Semua harus ambil bagian dalam melawan peredaran narkoba. Kita semua harus menggelorakan semangat melawan narkoba dan mewujudkan Sleman yang bersih dari narkoba,” kata Teguh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.
Bahlil Lahadalia menyebut parliamentary threshold ideal berada di angka 5%, meski pembahasan lintas partai belum menghasilkan keputusan final.
Sebanyak 413 siswa, guru, dan karyawan SMKN 2 Jogja mengalami mual hingga diare usai menyantap MBG. Penyebab masih diselidiki.
Menhub Dudy Purwagandhi mengganti Dirjen Hubla Muhammad Masyhud dengan Lollan Panjaitan sebagai bagian dari evaluasi internal Kemenhub.
Tekanan akademik, tuntutan awal karier, hingga proses pencarian jati diri dapat menjadi sumber stres bagi kelompok dewasa muda.
Pengajar Ponpes Ash Sholihah di Sleman ditahan terkait kasus kekerasan seksual terhadap alumni santriwati dan terancam 12 tahun penjara.