Kasus Femisida Seksual di Indonesia Meningkat Sepanjang 2025
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
UMKM - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Kulonprogo siap memajukan dan mendukung pembangunan usaha lokal di wilayah ini.
Hipmi Kulonprogo juga siap memberikan masukan kepada pemerintah kabupaten setempat terkait strategi pengembangan usaha sesuai dengan kondisi dunia usaha saat ini.
Ketua BPC HIPMI Kulon Progo Periode 2025-2028 Riemas Ginong Pratidina di Kulonprogo, Sabtu, mengatakan dukungan tersebut bisa membantu Pemkab Kulonprogo dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor usaha. Apalagi perolehan PAD Kulon Progo terbilang masih rendah dibandingkan kabupaten/kota lainnya di DIY.
"Kami ingin membangun Kulonprogo yang lebih visioner, progresif, dan mampu membawa kesejahteraan bagi warga," kata Riemas usai dilantik menjadi Ketua BPC HIPMI Kulonprogo periode 2025-2028.
Riemas pun menyatakan ia bersama pengurus baru siap untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo. Khususnya untuk mendukung pengembangan sektor usaha lokal.
"Sebab HIPMI merupakan mitra strategis pemerintah sehingga kolaborasi perlu dilakukan," jelasnya.
BACA JUGA: Perpanjangan Pendaftaran SPMB di Kulonprogo Jadi Sorotan, Hari Terakhir Sepi Pendaftar
Ketua BPC Hipmi Kulonprogo Periode 2023-2025 Fajar Gegana berharap Hipmi Kulon Progo, ke depan anggotanya banyak dan mampu berkontribusi untuk masyarakat atau pun pemerintah dari sisi ekonomi, terutama UMKM.
Di Kulonprogo, UMKM adalah penggerak ekonomi di masyarakat. Sehingga anggota Himpi berkontribusi memberdayakan atau berperan penting dalam menghidupkan UMKM.
"Kami berharap Hipmi berkontribusi membangun dan mengembangkan UMKM, sehingga Kulonprogo semakin maju," harapnya.
Bupati Kulonprogo Agung Setyawan pun turut menyampaikan harapannya pada ketua umum baru BPC Hipmi Kulonprogo. Salah satunya dalam mendukung pembinaan pelaku UMKM.
Saat ini ada lebih dari 238 UMKM di Kulonprogo yang membutuhkan dorongan agar mampu berkembang lebih baik. Hipmi Kulon Progo harus ditantang agar mampu mengangkat semua potensi dan membawa perubahan yang lebih baik untuk Kulon Progo.
"Saya harap HIPMI Kulonprogo bisa menjadi motor penggerak bagi teman-teman UMKM agar mampu naik kelas," ujar Agung.
Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) DIY Ekawati Rahayu Putri secara khusus berpesan agar pengurus BPC HIPMI Kulonprogo yang baru mampu membawa organisasi lebih solid dan progresif. Terutama memberikan dampak nyata bagi dunia usaha.
Ia juga menyampaikan bahwa HIPMI DIY siap memberikan dukungan untuk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih besutan pemerintah pusat. Salah satunya dalam upaya pengelolaan dan pengembangannya.
"BPC HIPMI Kulonprogo bisa bersinergi dengan Pemkab dalam pengembangan Kopdes Merah-Putih," kata Ekawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.